RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi kegiatan siswa SMK./ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas
Harianjogja.com, BANTUL—Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Bantul memastikan semua siswa sekolah menegah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sederajat, lulus tahun ini. Penentuan kelulusan siswa ini melalui ujian sekolah dan nilai rata-rata rapor atau tidak lagi dengan nilai Ujian Nasional (UN) lantaran sejak awal UN ditidakan pada masa pandemi Covid-19 ini. “Alhamdulillah lulus semua,” kata Kepala Balai Dikmen Bantul, Suhirman, Minggu (3/5/2020).
Total siswa SMA/SMK, dan sederajat di Bantul yang lulus tahun ini sebanyak 12.228 orang, yang terdiri dari 4.544 siswa SMA; 1.797 siswa MA; dan 5.587 siswa SMK. Suhirman mengatakan pengumuman kelulusan siswa sudah diumumkan secara serentak pada 2 Mei lalu secara daring melalui masing-masing sekolah.
Dia meminta para siswa tidak menggelar pesta kelulusan karena masih masa pandemi. Bagi siswa SMA yang belum lolos pada penerimaan seleksi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam SNMPTN, beberapa waktu lalu, agar mempersiapkan diri melalui seleksi dengan ujian tertulis berbasis komputer (UTBK), tetapi tetap di rumah dan orang tua agar memberikan semangat.
“Untuk siswa SMK, karena saat ini sedang pandemi, sehingga lapangan kerja mungkin belum ada atau belum banyak, jadi bersabar dulu dan terus mencari info pekerjaan lewat online dan tetap di rumah. Bagi yang akan melanjutkan supaya mempersiapkan materi seleksi orang tua memotivasi dan mengarahkan,” ujar Suhirman.
Wakil Kepala SMAN 1 Bantul Urusan Humas, Martini Sugatri, mengatakan sebanyak 283 siswa di sekolahnya lulus. Dari jumlah tersebut sebanyak 13 siswa lulus dengan menempuh studi selama dua tahun, yakni dari jurusan IPA 11 siswa dan IPS dua siswa. Adapun rata-rata nilai tertinggi dari kelulusan tersebut adalah 89.00 dari IPA dan 87,27 dari IPS.
Kelulusan diumumkan pada Sabtu siang lalu melalui website sekolah. Selain itu semua wali kelas juga kut menyampaikan pengumuman tersebut melalui media aplikasi Whatsapp. “Siswa bisa mencetak Surat Keterangan Lulus [SKL] dari rumah,” kata Martini.
Martini mengatakan pengumunan kelulusan kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya SMAN 1 Bantul menggelar wisuda dengan mengenakan kebaya khas Jawa, namun karena masih pandemi sehingga pengumuman kelulusan digelar sederhana, hanya melalui website.
Begitu pula dengan yang dialami SMKN 1 Pundong. Pengumuman kelulusan yang biasanya digelar melalui serangkaian kegiatan parade budaya dan pentas seni, kali ini cukup menyampaikannya melalui Whatsapp, “Kami harap semua siswa memahami karena masih dilanda pandemi,” kata Kepala SMKN 1 Pundong, Sutapa.
Sutapa mengatakan sebanyak 242 siswa di sekolahnya lulus. Dia tidak bisa membandingkan nilai kelulusan dengan sekolah lain karena tidak ada parameter nilai nasional seperti UN yang selama ini menjadi patokan yang bisa diperbandingkan.
Seusai mengumumkan kelulusan, sekolah juga sempat memantau sejumlah tempat menongkrong di Bantul. “Hasilnya memang sepi, tidak ada siswa khususnya siswa SMKN 1 Pundong yang berkonvoi,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Floyd Samba mencetak dua gol dalam debut bersama Manchester City saat The Citizens menghajar Norwich 5-0 di Piala Liga Inggris 2026/2027.
Cuaca Jogja Jumat 18 September 2026 diprakirakan cerah di seluruh wilayah DIY. Simak suhu, kelembapan, hingga daftar kecamatan.
Juventus mengawali Liga Europa 2026/2027 dengan kemenangan 5-0 atas NEC Nijmegen. Lima pemain berbeda mencetak gol, sementara Milan kalah dari Benfica.
Harga rumah kian mahal, Pemda DIY petakan kebutuhan rusun dan hunian vertikal bergaya tradisional Jawa untuk masyarakat di kawasan Kartamantul.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Terban, Kemantren Gondokusuman.