Pilur Serentak Gunungkidul Terancam Molor, Panitia Belum Bisa Dibentuk
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Ilustrasi Audit BPK
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Di tengah upaya memerangi penyebaran Coronavirus Disease-19 (Covid-19), Pemkab Gunungkidul mendapatkan kado manis. Untuk kelima kalinya secara beruntun Pemkab mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengaku bangga dengan predikat WTP yang diraih. Pasalnya, penghargaan ini membuktikan bahwa pelaksanaan pemerintahan di Gunungkidul berjalan dengan baik, transparan dan akuntabel. “Saya bersyukur di tengah-tengah situasi yang tidak baik ini kami masih dapat mempertahankan predikat WTP untuk kelima kalinya secara beruntun,” katanya kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).
Menurut dia, raihan prestasi ini bukan semata-mata tugas dari Pemkab karena anggota DPRD juga ikut membantu dalam melaksanakan fungsi pengawasan yang dimiliki. Selanjutnya, Badingah meminta kepada seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Jangan terlena karena penghargaan yang diperoleh karena harus dijadikan penyemangan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.
Meski mendapatkan predikat WTP, ada sejumlah catatan yang diberikan. Hanya saja, Badingah belum bisa memberikan rincian terkait dengan catatan tersebut. “Saya belum sempat membuka, tetapi yang jelas ada. Itu menjadi tanggung jawab kami untuk menindaklanjutinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Operasi gabungan di Bantul amankan 1.560 batang rokok ilegal. Imogiri jadi lokasi temuan terbesar.
Job Fair Jogja 2026 hadirkan 1.671 lowongan dari 43 perusahaan. Pemda DIY dorong generasi muda siap kerja global.
UGM temukan anomali bawah tanah di lokasi api misterius Sleman. Diduga terkait gas dan rekahan geologi.
GAC mulai produksi AirCab, pesawat listrik tanpa pilot seharga Rp4,5 miliar. Disiapkan untuk wisata udara premium.
PSIM Jogja melepas Deri Corfe dan Ikhsan Chan usai musim 2025/2026. Langkah awal perombakan skuad untuk musim depan.