UPDATE: DIY Tambah 12 Kasus Positif Covid-19, Kebanyakan Warga Sleman

Ilustrasi. - Freepik
13 Mei 2020 16:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kasus positif Covid-19 di DIY pada Rabu (13/5/2020) bertambah 12 menjadi 181 kasus.

Sebagian besar yang dilaporkan terinfeksi Covid-19 pada Rabu merupakan warga Sleman.

DIY kembali mencatatkan angka cukup tinggi dalam penambahan kasus positif Covid-19. Dari total tambahan 12 kasus per Rabu (13/5/2020), sebanyak 10 orang pasien di antaranya termasuk klaster Indogrosir. Klaster ini tidak hanya menular kepada karyawan dan pengunjung namun juga anggota keluarga dari karyawan Indogrosir.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan adanya tambahan 12 kasus positif sehingga jumlah total menjadi 181 kasus di DIY per Rabu (13/5/2020). "Penambahan kasus terkonfirmasi positif covid 19 pada hari ini tanggal 13 Mei 2020 sebanyak 12 kasus, sehingga jumlah kasus positif Covid 19 di DIY adalah 181 kasus," katanya Rabu.

Dari jumlah itu enam kasus dari Sleman, Gunungkidul empat kasus serta Bantul dan Kota Jogja masing-masing satu kasus. Dua belas kasus itu antara lain Kasus 172, perempuan, 19 tahun Bantul, Kasus 173, perempuan, 29 tahun warga Gunungkidul, Kasus 174, laki laki, 7 tahun warga Gunungkidul, Kasus 175 laki laki, 56 tahun warga Gunungkidul, Kasus 176, laki laki, 29 tahun warga Sleman dan Kasus 177, laki laki, 14 tahun warga Sleman. Kemudian Kasus 178 laki laki, 45 tahun warga Sleman, Kasus 179 laki laki, 25 tahun warga Sleman, Kasus 180 laki laki, 31 tahub warga Sleman, Kasus 181 laki laki, 54 tahun warga Kota Jogja, Kasus 182 laki laki, 35 tahun warga Sleman dan Kasus 183 perempuan, 27 tahun warga Gunungkidul.

Berty menambahkan riwayat dari kasus kasus tersebut Kasus 172 terkait klaster Jamaah Tabligh, Kasus 173 terkait klaster Indogrosir, Kasus 174 anak dari karyawan indogrosir, Kasus 175 terkait klaster indogrosir. Adapun karyawan Indogrosir terdiri atas Kasus 176, Kasus 178, Kasus 179, Kasus 180, Kasus 181, Kasus 182 dan Kasus 183. Kemudian khusus untuk Kasus 177 teridentifikasi positif karena kontak dengan kasus positif.

"Hasil tracing karyawan Indogrosir di Gunung Kidul begitu mendapatkan data hasil RDT reaktif, terus dilakukan tracing kontak," kata Berty.