Pengunjung Indogrosir Asal Bantul Bisa Jalani Rapid Test di Puskesmas

Suasana rapid test bagi pengunjung Indogrosir yang digelar di Gor Pangukan, Sleman, Selasa (12/5/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
13 Mei 2020 20:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Kesehatan Bantul meminta pengunjung Indogrosir Sleman dari Bantul yang belanja dari tanggal 10 April hingga 5 Mei lalu agar mendatangi puskesmas terdekat untuk pemriksaan kesehatan dan memastikan terpapar dan tidaknya dari Coronavirus Disease atau Covid-19.

“Nanti pihak puskesmas yang akan menentukan apakah pengunjung tersebut masuk katagori kontak erat yang bisa dilakukan rapid test atau tidak,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, saat ditemui di Dinas Kesehatan Bantul, Rabu (13/5/2020).

Sri Wahyu mengatakan tidak semua pengunjung Indogrosir dari tanggal tertentu berkontak erat. Menurut dia yang dimaksud kontak erat adalah seseorang yang melakukan kontak fisik atau berada dalam satu ruangan atau berkunjung dalam radius satu meter dengan pasien dalam pengawasan (PDP) atau pasien terkinfirmasi positif Covid-19 dalam dua hari sebelum pasien timbul gejala dan setelah 14 hari setelah pasien timbul gejala.

Saat ini dari klaster Indogrosir di Bantul ada 14 orang yang hasil rapid test reaktif. Dari 14 orang tersebut sebanyak 10 orang di antaranya sudah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, “Tinggal empat orang lagi sekarang sedang menunggu hasil swab,” kata Sri Wahyu.