WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 169.383 KK akan menerima bantuan sosial dari Pemda DIY, yang akan mulai didistribusikan pada Senin (18/5/2020). Bantuan diberikan sebanyak tiga kali untuk April, Mei dan Juni.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menjelaskan bantuan ini diberikan kepada warga yang telah terdata dalam penerima bantuan dari Pemerintah Pusat, tapi hanya menerima Rp200.000. "Kami tambahi dengan APBD DIY, jadi mereka akan menerima Rp.600.000," ujarnya, Jumat (15/5/2020).
Bantuan Sosial yang diberikan yakni sebesar Rp200.000 selama sembilan bulan, dari April sampai Desember. Maka penerima bantuan ini totalnya akan menerima Rp600.000 pada April, Mei dan Juni, kemudian enam bulan laonnya tetap menerima Rp200.000. Adapun total anggaran bantuan ini sebesar Rp203,2 miliar.
Untuk memastikan bantuan sosial repat sasaran, pihaknya telah melakukan verifikasi data bersama Kabupaten dan Kota. "Data dibuat per kelurahan, by name by addres. Penerima juga harus datang sendiri mengambil ke kelurahan tidak boleh diwakilkan," katanya.
Penerima juga diwajibkan menandatangani pernyataan tidak menerima bantuan dalam program lainnya. Jika terjadi dobel penerimaan, pihaknya telah menyiapkan dana tampungan di BPD DIY untuk menampung pengembalian bantuan jika ada yang mendapat dobel.
Disamping itu, Pemda DIY juga akan memberikan bantuan berupa sembako berisi beras 5 Kg yang diserahkan kepada warga terdampak Covid-19, meliputi buruh gendong, tukang becak, kusir andong dan lainnya. "Kami juga berupaya membantu mahasiswa yang tidak sempat pulang," katanya.
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana, Bantuan mulai didistribusikan serempak di Kabupaten dan Kota mulai Senin (18/5/2020).
Pendistribusian melalui BPD DIY yang diserahkan ke warga melalui Kantor Kelurahan dan Desa. "Diharapkan qarga datang sesuai waktu si undangan masing-masing agar tidak terjadi kerumunan saat pengambilan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Tiga proyek strategis Pemkab Gunungkidul memasuki tahap penandatanganan kontrak, termasuk pembangunan Kantor Dinas Kesehatan dan Aviary Dome.
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Menperin melepas 2.369 lulusan SMK Kemenperin. Sebanyak 63,7 persen telah bekerja di berbagai perusahaan manufaktur nasional.
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.
Kemensos melalui Sentra Handayani berkomitmen mempercepat penyaluran bansos dengan memangkas durasi verifikasi dan birokrasi layanan.