Advertisement
Penerimaan Murid Madrasah di DIY Dimulai Juni
Ilustrasi PPDB. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman akan memulai massa penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 pada bulan Juni mendatang. Saat ini tahap penyiapan petunjuk teknis masih dilakukan.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sleman, Ahmad Fauzi mengatakan PPDB 2020 akan dimulai bulan Juni karena siswa madrasah akan memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 pada bulan Juli. Menurutnya, agenda PPDB 2020 oleh Kemenag Sleman kurang lebih sama dengan agenda Dinas Pendidikan Sleman meskipun saat ini belum ada petunjuk teknisnya.
Advertisement
"PPDB secara umum itu calon peserta didik mendaftar jalur reguler. Namun, Kemenag juga membuka lewat jalur prestasi. Ada uji kompetensi yang harus dipenuhi," kata Ahmad pada Jumat (15/5/2020). Lewat jalur prestasi itu, kata dia, setiap madrasah wajib untuk mengangkat keunggulan dan kekhasan madrasah.
Ia menambahkan PPDB 2020 ini juga akan dilaksanakan secara daring. Hal ini untuk mengurangi potensi kerumunan massa di madrasah dan Kemenag Sleman.
Kepala Kemenag Sleman Sa'ban Nuroni berharap pada masa PPDB 2020 mendatang situasi pandemi sudah normal. Meski begitu, pihaknya tetap menyiapkan sistem penerimaan siswa dengan metode daring.
"Semuanya kita alihkan online tentunya dengan kemampuan dan keterbatasan yang ada. Teman-teman pendidik sudah mulai terbiasa dengan hal ini, walaupun tidak begitu leluasa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026: Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
Advertisement
Advertisement








