Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Masa tanggap darurat pandemi covid-19 DIY akan berakhir pada Jumat (29/5/2020) mendatang. Dengan masih belum menurunnya kasus covid-19, Pemda DIY diminta memperpanjang pemberlakuan masa tanggap darurat.
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, menjelaskan melihat kondisi saat ini, masa tanggap darurat perlu diperpanjang setidaknya satu bulan. "Berdasarkan masukan pakar kesehatan dalam reses anggota DPRD DIY terkait penanggulangan covid-19," ujarnya, beberapa waktu lalu.
Masa tanggap darurat perlu diperpanjang karena saat ini di DIY belum terjadi tren penurunan kasus covid-19, dengan jumlah kasus positif tembus 200 kasus dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berjumlah ribuan.
Dengan statistik covid-19 yang masih cukup tinggi tersebut, kondisi DIY menurutnya belum membaik dari kondisi awal ditetapkannya masa tanggap darurat pada Jumat (20/3/2020) lalu, dengan jumlah kasus positif kurang dari 10 kasus.
Kondisi ini diperparah dengan kecenderungan masyarakat yang kurang peduli pada penyebaran covid-19 yang terlihat dari masih ramainya pasar dan pusat perbelanjaan tanpa pembatasan sosial. "Banyaknya pemudik yang masuk DIY juga belum menunjukkan tren membaik," katanya.
Dalam masa tanggap darirat kedua itu kata dia, Pemda DIY setidaknya harus sudah mulai melaksanakan program recovery ekonomi masyarakat kecil dan pariwisata agar tidak semakin terpuruk jauh. "Artinya perlu dilakukan pararel yakni penanggulangan corona sekaligus recovery ekonomi," ungkapnya.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan terkait hal ini pihaknya telah melakukan evaluasi di masing-masing bidang, yang dari hasil evaluasi nanti akan diplenokan. "Sebelum 29 Mei sudah ada Keputusan Gubernur apakah diperpanjang atau diganti statusnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa
PLN UID Sumut memastikan pasokan listrik untuk 4,87 juta pelanggan kembali normal usai blackout di Sumatra Bagian Utara.
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Kemenhaj memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah dan siap diberangkatkan ke Arafah secara bertahap.