Selama Ramadan, ACT DIY dan Margaria Group Salurkan Kebutuhan Pokok untuk Masyarakat

Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama Margaria Group menyalurkan kebutuhan pokok berupa beras kepada masyarakat terdampak Covid-19, Jum'at (21/5/2020). - Ist
23 Mei 2020 13:27 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan masyarakat, terutama pada sisi sosial ekonomi. Mengawali langkah kepedulian untuk membantu masyarakat, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama Margaria Group menyalurkan kebutuhan pokok berupa beras kepada masyarakat terdampak Covid-19, Jum’at (21/5/2020).

Sedikitnya sebanyak empat ton beras telah didistribusikan di enam Desa dan Keluarahan di DIY, yaitu, Kelurahan Umbulmartani, Ngemplak, Sleman; Kelurahan Wirokerten, Banguntapan, Bantul; Kelurahan Tlogoadi, Mlati, Sleman; Desa Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul; Desa Slumbung, Kecamatan Patuk, Gunungkidul; serta Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, dan para pekerja informal yang terdampak pandemi.

Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengatakan, untuk pembagian Operasi Pangan Gratis (OPG) dilakukan sejak awal pandemi Covid 19 masuk di Indonesia dan terus dirutinkan untuk bisa menjangkaumasyarakat  seluas-luasnya yang terdampak pandemi.

“Harapannya dari yang kita salurkan dapat mengurangi duka saudara-saudara kita yang sedang kesusahan, dan kita juga mengajak kepada para dermawan untuk bersama memberi dukungan bantuan pangan ini, sehingga semakin banyak lagi saudara kita yang terbantu dengan adanya bantuan pangan ini,” ungkap Bagus Suryanto, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (23/5/2020). 

Bantuan pangan berupa beras ini dikemas dalam karung yang berukuran 5kg, yang kemudian di distribusikan oleh para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Surejo, 54, salah seorang driver bus pariwisata sangat berterima kasih ketika mendapat bantuan beras, ia menceritakan kisahnya sebelum adanya pandemi hasil kerjanya dari driver bus cukup untuk kebutuhan keluarga, tetapi setelah adanya pandemi Covid-19, orderan jadi sepi serta tidak ada pekerjaan sama sakali.

"Kehidupan ekonomi saya menjadi sulit, bahkan untuk kebutuhan pokok sehari-hari masih kesulitan," ungkapnya.

VP Operation Margaria Group, Arfitri Cahyandari mengatakan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat yang terdampak Covid-19 saat ini adalah sembako untuk kebutuhan sehari-hari, karena banyak dari masyarakat terkena imbas dari pandemi menjadi kehilangan pekerjaan, para pedagang yang dagangannya tidak laku, serta banyak pekerja informal yang dirumahkan.

Karena itu Margaria Group tergerak untuk bisa meringankan beban saudara saudara kita yang terdampak pandemi Covid 19 ini. "Mari doakan bersama agar pandemi ini segera berakhir dan juga mari ikuti imbauan dari Pemerintah untuk tetap di rumah saja jika tidak ada urusan yang sangat penting dan mendesak,” tutup Arfitri.*