Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak [Dinsos P3A] Bantul masih memverifikasi ulang data penerima bantuan jaminan hidup [Jadup] untuk keluarga pasien dalam pemantauan [PDP] dan orang dalam pemantauan [ODP] Covid-19 yang terdampak secara ekonomi.
Verifikasi tersebut dilakukan untuk menghindari adanya penerima bantuan ganda.
Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinsos P3A Bantul, Anwar Nur Fahrudin mengatakan verifikasi terpaksa diulang lantaran ingin memfokuskan bantuan kepada PDP.
Targetnya, Kamis (28/5/2020) proses rekapitulasi data penerima bantuan sudah selesai. Selanjutnya, data tersebut diusulkan untuk mendapatkan surat keputusan [SK] dari Bupati Bantul. Jika sudah, bantuan tersebut akan didistribusikan melalui gugus tugas desa. “Target rekap hari ini kemudian diusulan SK Bupati. Dilanjutkan dengan pengadaan logistik,” katanya, Kamis (28/5/2020).
Jika mengacu Peraturan Bupati [Perbup] Nomor 40 Tahun 2020, bukan hanya keluarga ODP dan PDP saja yang berhak atas bantuan itu. Pelaku perjalanan pun juga berhak mendapat bantuan, seperti yang tertulis dalam Pasal 1 Ayat 4. Selain itu, calon penerima bantuan tersebut juga harus memenuhi beberapa persyaratan. Di antaranya adalah calon penerima belum menerima bantuan Jadup Covid– 19 baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Selanjutnya, calon penerima merupakan keluarga ODP, PDP dan pelaku perjalanan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial [DTKS] atau berdasarkan laporan Camat tidak mampu mencukupi kebutuhan makan.
Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis menuturkan untuk bantuan tersebut hanya diperuntukkan kepada ODP dan PDP misikin saja. Ia menilai verifikasi ulang itu bertujuan agar tidak ada penerima bantuan ganda. Pasalnya ia menemukan adanya ODP miskin yang masuk dalam DTKS dan sudah menerima bantuan. “Basis verifikasinya adalah KK, sehingga KK non-Bantul tidak dapat. Kita berharap tidak ada penerima yang dobel,” katanya, Kamis sore (28/5/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.