Uji 5G XLSMART di Kereta Jogja-Solo, Konektivitas Jadi Sorotan
Pengujian jaringan 5G di kereta Jogja–Solo mencatat kecepatan unduh lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, di tengah pertumbuhan trafik internet 17%.
Ilustrasi/Antara-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, SLEMAN—Satgas Covid-19 Sleman akan melaksanakan rapid test di 10 pasar tradisional di Sleman pada Juni mendatang. Rapid test tersebut akan menyasar setidaknya 500 pedagang pasar.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan 10 pasar tradisional tersebut dipilih dengan kriteria khusus. Misalnya, pasar tersebut berada di wilayah (kecamatan) yang memiliki pasien positif Covid-19. Selain itu, pasar tersebut mengundang kerumunan pembeli.
"Rapid test bagi pedagang pasar tradisional ini kami gelar agar tidak muncul klaster baru dari pasar. meskipun selama ini kami sudah menghimbau agar pedagang pasar mengikuti protokol kesehatan," katanya, Kamis (28/5/2020).
Sasaran rapid test adalah pedagang yang banyak dikunjungi pembeli dan pedagang yang selama ini tidak mengindahkan protokol kesehatan, misalnya tidak menggunakan masker. "Sebelumnya kami sudah mengamati kondisi masing-masing pasar tradisional termasuk para pedagang," katanya.
Menurut Evie, rapid test ratusan pedagang di 10 pasar tradisional tersebut dilakukan pada awal Juni. Lokasinya bisa dilakukan di pasar atau di puskesmas terdekat karena tidak semua pasar tradisional memiliki tempat yang representatif untuk menggelar rapid test.
"Petugas medisnya harus menggunakan APD dan ini membutuhkan ruang yang representatif. Nanti akan ditentukan lokasi kegiatan rapid test apakah di pasar atau di puskesmas," ujar Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman ini.
Tidak semua pedagang yang mengikuti rapid test. Masing-masing pasar hanya akan diambil sampelny. "Satu pasar setidaknya ada 50 pedagang. Mereka diambil yang dinilai paling rawan, paling banyak dikunjungi pembeli atau tidak mematuhi protokol kesehatan," katanya.
Pasar sasaran rapid test tidak hanya yang dikelola oleh Pemkab Sleman tetapi juga oleh pemerintah desa, mulai yang berada di Kecamatan Gamping, Mlati, Depok, Ngaglik, Godean dan Prambanan. "Jadi dilihat dari tingginya aktivitas di pasar tersebut," katanya.
Sementara, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan beberapa pasar sasaran rapid test adalah Pasar Godean, Tempel, Prambanan, Colombo, Condongcatur, Gamping, Ngino.
"Kami akan lakukan rapid test secara sampling dengan mengambil 50 orang per pasar," katanya.
"Karena masih banyak yang tidak patuh mengikuti protokol kesehatan. Ada yang tidak pakai masker, tidak jaga jarak, makanya kami sasar.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengujian jaringan 5G di kereta Jogja–Solo mencatat kecepatan unduh lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, di tengah pertumbuhan trafik internet 17%.
KPK menggeledah kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi importasi barang.
Mahasiswa, pengemudi ojol, dan suporter berunjuk rasa di Jogja, menyoroti kebijakan pemerintah, kebebasan sipil, upah, dan kasus Mandala Krida.
NIK tidak bisa langsung digunakan untuk mengecek riwayat judi online melalui SLIK OJK. Simak perbedaan catatan kredit dan penelusuran transaksi.
Xiaomi meluncurkan Redmi Book 2027 di China dalam ukuran 14 dan 16 inci. Laptop ini membawa prosesor Intel Wildcat Lake, layar 120 Hz, dan baterai 72 Wh.
Pedro Acosta akan bergabung dengan Ducati pada MotoGP 2027 dan 2028. Ia ingin belajar dari Marc Marquez sembari beradaptasi dengan tim barunya.