WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan tiga penambahan kasus positif pada Minggu (31/5/2020). Kabar baiknya, dua kasus dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium negatif sebanyak dua kali berturut-turut.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus positif meliputi Kasus 236, laki-laki 31 tahun warga Kota Jogja; Kasus 237, perempuan 51 tahun warga Sleman; dan Kasus 238, laki-laki 32 tahun warga Bantul.
"Kasus 236 riwayat kontaknya dari Surabaya, Kasus 237 adalah karyawan Indogrosir dan Kasus 238 riwayat kontaknya dari Jakarta sebulan yang lalu. Saat ini Dinas Kesehatan Kota Jogja dan Bantul sedang melakukan tracing," ungkapnya.
Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 30, laki-laki 59 tahun warga Bantul dan Kasus 152, laki-lali 37 tahun warga Sleman. Dengan penambahan ini, total kasus positif menjadi 236 kasu, dengan 161 kasus diantaranya telah sembuh. Sementara masih dalam proses laboratorium sebanyak 128 orang.
"Penambahan kasus masih terus terjadi. Mari ikuti anjuran pemerintah dan taat pada protokol kesehatan dengan jaga jarak pakai masker, cuci tangan memakai sabun dan air mengalir serta hindari kerumunan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta, distribusi turun. BPBD siaga hadapi kemarau panjang.