Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Ilustrasi pencarian korban kecelakaan laut/Istimewa-SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Wasgiyanto, seorang nelayan pencari lobster asal Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosori, hilang saat mencari lobster di Tebing Watu Bolong, kawasan Pantai Kesirat, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Senin (8/6/2020) dini hari. Diduga ia hilang karena terjatuh saat menarik jaring rendet yang dipasang.
Sekreatris SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Surisdiyanto, mengatakan saat menangkap lobster Wasgiyanto tidak sendirian. Dia bersama rekannya bernama Ngatijo. Keduanya berangkat sekitar pukul 03.00 WIB, namun keduanya berpisah karena lokasi berbeda meski masih di satu kawasan di Pantai Kesirat. “Lokasi penangkapan memang tidak sama, tetapi mereka berangkat bersama-sama karena keduanya berasal dari desa yang sama,” kata Surisdiyanto kepada wartawan, Senin.
Saat menebar jaring tidak ada hal yang mencurigakan karena berjalan seperti biasa. Hanya saja, saat selesai mengangkat jaring rendet, Ngatijo mulai curiga dan khawatir karena rekannya tak kunjung muncul di area parkiran sepeda motor. Selanjutnya Ngatijo mencoba mengecek ke lokasi penangkapan, tetapi Wasgiyanto tidak juga ditemukan, sementara alat tangkapnya masih terpasang seperti biasa. “Setelah dicek tidak ada, saksi segera melaporkan kejadian ini ke petugas SAR,” katany.
Atas laporan orang hilang ini, anggota SAR Satlinmas segera melakukan pencarian. Total ada 40 personel yang dikerahkan untuk mencari korban. “Indikasi awal korban jatuh dari tebing dengan ketinggian mencapai 50 meter,” kata Surisdiyanto.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono. Menurut dia, proses pencarian terus dilakukan, tetapi hingga Senin siang belum membuahkan hasil. “Masih terus dicari,” katanya.
Dijelaskannya, proses pencarian terkendala karena embusan angin terlalu kencang. Dampaknya, proses pencarian hanya difokuskan di jalur darat melalui pemantauan dari atas tebing. “Jalur laut belum memungkinkan karena gelombang masih tinggi dan cuacanya kurang bersahabat. Kami terus mencari dan mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.