Panen Tembakau Dimulai, Petani Semin Nikmati Hasil Musim Kemarau
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Sosial Gunungkidul akan berkoordinasi dengan Kantor Pos untuk proses pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap kedua. Rencananya pencairan paling lambat dilaksanakan di pertengahan bulan Juni 2020 ini.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan, hingga saat ini sudah ada persiapan penyaluran BST tahap kedua. Untuk kelancaran akan berkoordinasi dengan kantor pos terkait dengan penyaluran tersebut. “Sudah ada koordinasi awal dan rencananya paling lambat di pertengahan bulan sudah dicairkan bantuan ke masyarakat,” kata Hendro, Minggu (7/6/2020).
Menurut dia, koordinasi perisapan ini penting untuk menjamin kelancaran serta memastikan proses penyaluran tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. Hendro tidak menampik ada masalah terkait penyaluran karena adanya kerumuman warga yang sempat heboh di media sosial. “Tentunya kita evaluasi sehingga pelaksanaan bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Disinggung mengenai bantuan yang tidak tepat sasaran, ia tidak menampiknya. Hanya saja, Hendro belum bisa menyebutkan secara rinci terkait dengan data tersebut. “Datanya di kantor. Besok [hari ini] silahkan datang akan saya berikan rinciannya,” ungkapnya.
Menurut dia, untuk penerima bantuan yang tidak tepat sasaran dilaporkan ke Kementerian Sosial untuk kemudian diusulkan pergantian untuk warga yang berhak menerima. Total penerima BST di Gunungkidul mencapai 43.171 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Adapun pencairannya sebanyak 5.446 KPM disalurkan melalui bank pemerintah. Sedangkan sisanya sebanyak 37.725 KPM penyalurannya melalui kantor pos.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto mengatakan, berharap pemkab harus memastikan bahwa penyaluran tahap kedua tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Jangan sampai peristiwa penyaluran tahap satu di Semanu terulang lagi,” katanya.
Menurut dia, antrean panjang yang berjubel harus ditekan sehingga tidak ada kerumunan saat peyaluran berlangsung. Untuk itu, pada saat pelaksanaan bisa menggandeng pihak kepolisian atau petugas Satpol PP guna mengantur jalannya pengambilan. “Jangan sampai pengambilan bantuan malah menjadi penyebab bertambahnya kasus corona di Gunungkidul,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Amazon untuk pertama kalinya menembus kapitalisasi pasar US$3 triliun setelah sahamnya melonjak berkat kinerja AWS dan optimisme bisnis AI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit