Buntut Klaster Bakul Ikan, Pemkot Jogja Perluas Penelusuran ke Berbagai Pasar Tradisional

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
10 Juni 2020 19:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Upaya penelusuran atau tracing terhadap klaster pemasok ikan diperluas. Setelah melakukan rapid test kepada pedagang ikan Pasar Kranggan, Pasar Demangan, dan Pasar Beringharjo, penelusuran diperluas ke beberapa pasar lain di Kota Jogja yang terdapat pedagang ikan.

"Perluasan tracing dilakukan karena menurut pengakuan mereka [pemasok ikan dari Gunungkidul] ternyata mendistribusikan ikan ke sejumlah pasar di Kota Jogja, sehingga begitu ada informasi tersebut saat itu juga ke pasar-pasar lain Kota Jogja khususnya pedagang ikan," jelas Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi pada Rabu (10/6/2020).

Heroe mengatakan proses tracing masih berlangsung sehingga belum diperoleh data hasil penelusuran seperti apa. "Hari ini masih berjalan [tracing] di sejumlah pasar yang ditunjuk pasien positif dari Gunungkidul," ujarnya.

Diakui Heroe hingga kini belum memperoleh informasi menyangkut apakah di Kota Jogja ada yang reaktif terkait klaster pemasok ikan. "Saat ini akhirnya tim terpecah antara tim RDT acak dan tim Tracing, sehingga kita masih menunggu hasil dari Tracing kemarin," terangnya.

Sebelummya dari tracing kepada 39 pedagang ikan Pasar Kranggan, ditemukan satu orang pedagang asal Sleman dinyatakan reaktif melalui RDT yang kemudian diuji swab oleh Pemkab Sleman. Namun hasil RDT tahap dua dari 38 pedagang lainnya masih menunggu jeda waktu seminggu. Sementara itu hasil tracing pedagang ikan di Pasar Demangan dan Pasar Beringharjo serta pasar lainnya hingga saat masih belum keluar.