Ratusan Polisi Diterjunkan untuk Pengamanan Tahapan Pilkada Gunungkidul

Personil dari Polres Gunungkidul mengikuti apel siaga untuk kesiapan pengamanan dalam tahapan pilkada di halaman Mapolres. Selasa (23/6 - 2020)
24 Juni 2020 07:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 360 personil dari Polres Gunungkidul diterjunkan untuk mengamankan tahapan pilkada di tahun ini. Rencananya di setiap desa minimal ada dua petugas untuk pengamanan.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan kerawanan pilkada. Untuk antisipasi juga sudah menyiapkan ratusan personel guna mengamankan jalannya pilkada. “Hari ini [kemarin] kita lakukan apel kesiapan personel untuk pengamanan. Total ada 360 personel yang kami terjunkan guna pengamanan,” katanya, Selasa (23/6/2020).

Dia menjelaskan, untuk pengamanan para personel tidak hanya ditugaskan di kantor KPU dan Bawaslu, namun ada juga yang diterjunkan ke desa-desa. Rencananya di setiap desa akan ada dua personel yang bertugas dalam pengamanan jalannya pilkada. “Ini bentuk komitmen kami dalam mengamankan jalannya pilkada di Gunungkidul,” ungkapnya.

Selain itu, untuk menjaga situasi dan kondisi tetap aman juga melakukan komunikasi dengan bakal calon yang akan maju dalam pilkada. “Kita imbau agar bisa ikut dalam menjaga keamanan sehingga suasana tetap kondusif,” kata Agus.

Disinggung mengenai status pengamanan, ia mengakui masih dalam kondisi normal dan belum ada peningkatan. Meski demikian, Agus memastikan bahwa upaya pengamanan akan tetap dioptimalkan mulai dari tahapan pra pemilihan hingga proses akhir di pilkada. “Akan terus kita pantau dan dilakukan evaluasi,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk pengamanan akan terus melakukan koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Pemkab Gunungkidul, Kodim 0730/GK, KPU dan Bawaslu. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan aman dan lancar hingga akhir tahapan pilkada,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Nur Widiastuti. Menurut dia, tahapan pilkada baru dimulai kembali setelah sempat dihentikan karena pandemic corona. Untuk lanjutan memasuki verifikasi faktual berkas dukungan bagi calon perseorangan. “Kita akan bantu pengamanan hingga tahapan selesai semuanya,” kata Enny.