DPRD Bantul Dukung Pembukaan Objek Wisata

Simulasi penerapan protokol kesehatan di pintu masuk objek wisata Kalibiru, Senin (29/6/2020) - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
02 Juli 2020 06:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul mendukung keputusan Pemerintah Kabupaten Bantul untuk membuka semua objek wisata meski masih dalam kondisi tanggap darurat Covid-19. Meski demikian Dewan mengingatkan protokol kesehatan di lokasi wisata perlu diperketat.

“Saya kira enggak masalah objek wisata buka asalkan pengelola wisata dan pengunjung tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” kata Anggota Komisi B DPRD Bantul, Heru Sudibyo, saat dihubungi Rabu (1/7/2020).

BACA JUGA : Objek Wisata di Sleman Mulai Dibuka, Wisatawan Berdatangan

Heru mengatakan pandemi Covid-19 ini tidak bisa diprediksi sampai kapan selesai, sementara roda perekonomian harus tetap berputar. Maka pembukaan objek wisata menjadi salah satu pilihannya. Pihaknya sudah meninjau langsung kesiapan sejumlah objek wisata dalam menyambut new normal, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, masyarakat khususnya pelaku usaha di lokasi objek wisata sudah siap menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, serta mengatur tempat duduk pengunjung agar berjarak. Politikus Partai Golkar ini justeru menilai Pemkab lambat dalam menyediakan fasilitas pendukung.

“Waktu itu tempat cuci tangan masih kurang banyak yang disediakan di tempat umum,” kata Heru.

Senada disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Bantul, Aryunadi.  Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menekankan dalam pembukaan objek wisata di masa new normal yang perlu diperhatikan adalah fasilitas pendukung protokol kesehatan yang harus dipersiapkan.

Selain itu Pemkab juga perlu bertanggung jawab untuk mengawasi operasional objek wisata untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan baik kepada pengelola wisata maupun pengunjung seperti mengingatkan untuk menjaga jarak dan mengenakan masker.

“Mengambil keputusan membuka ya harus berani konkrit melangkah, pemerintah harus hadir ikut andil untuk amannya para pengunjung dan masyarkat sekitar wisata,” kata Aryunadi.

Bupati Bantul Suharsono sebelumnya mengizinkan sejumlah objek wisata buka pada awal Juli ini dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Salah satu objek wisata yang buka adalah Pantai Parangtritis. Pantai ini sempat ujicoba buka pada 27-29 Juni lalu dan per 1 Juli ini sudah buka dan menarik retribusi.

“Sudah buka tapi pengunjung belum banyak,” kata Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Rokhmad Ridwanto. Namun ia belum bisa memberikan anga pengunjung.