DIY Puncaki Indeks Demokrasi 2025, Skor Tembus 89,79
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 29.562 kepala keluarga (KK) tidak hadir dalam penyaluran pertama bantuan sosial tahap pertama pada Mei lalu. Pada Juli ini, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan menyelesaikan semua bansos baik yang sudah ikut di penyaluran pertama maupun yang belum, dalam sekali penyaluran.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana, menjelaskan pada tahap pertama, penerima bansos berdasarkan SK Gubernur DIY ditetapkan sebanyak 169.383 KK. “Sudah tersalurkan kepada 126.393 KK,” ujarnya, Jumat (3/7/2020).
Adapun jumlah dana yang terserap dalam penyaluran tersebut sebesar Rp50,5 miliar. Tidak semua penerima yang telah ditetapkan tersebut menerima, dengan rincian 29.562 KK tidak hadir karena alasan tertentu dan 13.428 KK tidak lolos verifikasi di tingkat kabupaten atau desa.
Kemudian untuk bansos tahap pertama penyaluran kedua ditargetkan 126.393 KK, sampai saat ini sudah tersalurkan kepada sebanyak 119.634 KK. Pada penyaluran kedua ini, penerima langsung menerima sisa bansos untuk jatah tiga bulan.
Maka pada penyaluran kedua ini, ada KK yang terima dua bulan, ada yang terima tiga bulan jika pada penyaluran pertama tidak datang. Adapun dana yang telah terserap dalam penyaluran kedua ini sebesar Rp96,1 miliar. Saat ini, penyaluran kedua bansos tahap pertama masih belum selesai untuk Bantul dan Kota Jogja.
Sedangkan untuk mengakomodir keluarga yang berhak tapi belum terdaftar sebagai penerima pada bansos tahap pertama, ditambahkan sebagai penerima bansos tahap kedua dengan jumlah sebanyak 3.987 KK, dengan nominal yakni Rp1,2 juta. “Targetnya minggu depan disalurkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Survei LKPI mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% pada semester I 2026.
Program Listrik Desa ditargetkan diluncurkan pada Agustus 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut jadwal peresmian masih difinalisasi.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.