HASIL SURVEI: Sultan, Anies Baswedan dan Ganjar Paling Baik Menangani Corona

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X Berbicara soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. - Ist/Youtube Humas Jogja
06 Juli 2020 21:47 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah survei baru-baru ini mengungkapkan hasil penilaian terhadap kinerja pemerintah Pusat dan daerah menangani Covid-19. Sejumlah kepala daerah dinilai berkinerja baik termasuk Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

 Survei ini dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO) pada 8-25 Juni kemarin. Catur Nugroho, Peneliti Utama Indonesia Political Opinion menyatakan publik menilai kinerja pemerintah daerah lebih bagus daripada pemerintah pusat dalam penanganan pandemi Covid-19.

 “Survei terhadap penilaian publik menunjukkan bahwa publik merasa puas dengan kebijakan Kepala Daerah (Gubernur) terkait penanganan pandemi di wilayah masing-masing dengan respons positif sebesar 41,9 persen. Respons ini lebih baik daripada respons publik terhadap kebijakan pemerintah Pusat terkait penanganan pandemi Covid-19 sebesar 32,5 persen,” kata Catur Nugroho melalui rilis, Senin (6/7/2020).

Para kepala daerah yang mendapat penilaian respons positif publik adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 62,6 persen, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 60,1 persen, dan Gubernur DIY Sultan HB X 54,3 persen. Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan penilaiain positif dari publik sebesar 53,0 persen, dan Gubernur Bali I Wayan Koster 48,4 persen.

“Survei langsung pada publik menjadi salah satu kebutuhan untuk mengukur persepsi publik atas pelayanan publik pemerintah, juga bagi pemerintah untuk mengetahui hasil kebijakan apakah mendapat sambutan penetrative atau tidak di masyarakat,” kata dia.

Penilaian publik ini diukur dari beberapa aspek tertentu terkait penanganan Pandemi Covid19, yaitu aspek kepemimpinan, masalah ketenagakerjaan, bantuan sosial, keterbukaan informasi, dan konsistensi regulasi.

“Survei ini dilakukan IPO untuk menggali pendapat publik atas ide, gagasan dan implementasi penanganan wabah Covid-19 beserta dampak ekonomi, sosial, budaya dan politik oleh pemerintah pusat dan daerah. Survei opini publik ini juga melakukan penilaian terhadap kinerja Presiden dan para menteri,” katanya.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden di masa penanganan pandemi Covid-19 menunjukkan 63,2 persen publik puas dan 33,5 persen menyatakan tidak puas. Sedangkan Wakil Presiden RI dinilai publik tidak cukup responsif dalam penanganan pandemi, dan hanya mendapatkan 39,1 persen kepuasan publik dan 42, 5 persen menyatakan tidak puas.

Penilaian publik yang juga diukur dalam survei ini adalah responsifitas para menteri selama pandemi Covid-19.

Survei opini publik oleh IPO ini menggunakan metode Wellbeing Purposive Sampling (WPS), yang dilaksanakan pada 8-25 Juni 2020. Survei melibatkan 1350 responden dari 135 desa di 30 Propinsi. Sampling error survei pada 3.54 persen dengan tingkat akurasi data dalam rentang maksimum 97 persen. Survei dilakukan untuk mengukur pengetahuan publik atas kebijakan yang diterbitkan pemerintah di masa penanganan wabah Covid-19, dan mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam melayani publik karena dampak wabah Covid-19.