PSS Sleman Menang 3-0, Pieter Huistra Puji Kerja Keras Pemain
Pieter Huistra menyebut kemenangan PSS Sleman 3-0 atas PSM Makassar merupakan hasil kerja keras dan latihan ekstra selama tiga pekan.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat menyatakan bantuan sosial terkait Corona tahap kedua periode Juli hingga Desember bakal turun baik dari sisi jumlah penerima maupun besaran dana yang diterima.
Pihaknya kini masih menunggu keputusan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Lemmbaganya saat ini tengah menyiapkan data sasaran program tersebut.
Dikatakan Agus, bila bantuan sosial kedepannya tetap diadakan kemungkinan besaran nilai bantuan tidak seperti sebelumnya. "Besarannya kemungkinan tidak sebesar ini per bulannya, kemungkinan separuhnya, tapi kami belum tahu persis apakah separuh atau seperempat belum tahu," terangnya pada Minggu (12/7/2020).
Agus menyebutkan bahwa jumlah sasaran penerima bantuan dipastikan akan mengalami penurunan. Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan cleansing atau pembersihan data, terdapat data-data yang diusulkan dihapus ke Kemensos RI. "Karena ada beberapa hal, meninggal, tidak layak, kemudi pindah tidak diketahui, kemudian NIK-nya itu tidak jelas, NIK-nya nol, atau mungkin teridentifikasi [yang bersangkutan] PNS, TNI, dan Polri," jelasnya.
Agus mengatakan, hal tersebut dapat terjadi karena basis data yang digunakan tahun 2015. "Sehingga mungkin sekarang mereka sudah ada yang pegawai negeri, ada yang mampu," imbuhnya.
Dari cleansing data, Agus menyebutkan terjadi penurunan penerima bantuan sosial hingga 17 persen dari jumlah data miskin Kota Jogja. "Kalau untuk KSJPS penurunannya tidak begitu, tapi untuk DTKS yang dari 34.048 itu akan turun," jelasnya.
Namun Agus mengatakan bila dikaitkan dengan angka kemiskinan, jumlah angka kemiskinan di Kota Jogja memang berkisar sekitar itu. "Tetapi siapa yang miskin ini yang harus kita pastikan," tambahnya.
Selanjutnya, Agus menerangkan bahwa data yang tidak layak akan dihapus lantas diganti dengan data KSJPS. "Sehingga harapannya tidak ada irisan, semua data menjadikan data," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menyebut kemenangan PSS Sleman 3-0 atas PSM Makassar merupakan hasil kerja keras dan latihan ekstra selama tiga pekan.
BPBD Hulu Sungai Selatan mengapresiasi PT Subur Agro Makmur, anak usaha AALI, yang membantu menangani karhutla di lahan warga melalui dukungan personel
Pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat capaian energi, mulai dari penghematan devisa biodiesel hingga target PLTS 100 GWp dan listrik desa.
Pre-order iPhone Duo mendapat permintaan luar biasa. Pengiriman di AS diperkirakan mundur hingga Januari 2027. Simak spesifikasinya.
DisperinkopUKM Jogja mendorong UMKM bergabung dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk memperluas pemasaran, termasuk ke sektor perhotelan.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp46,6 juta sebagai penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi di Peparpeda DIY 2026.