Trans Home Jalan Jogja Solo Terbakar Makan 2 Korban, Damkar Sulit Tembus Basemen
Kebakaran supermarket bangunan di Berbah, Sleman, masih ditangani. Damkar kesulitan menembus basemen karena akses sempit dan barang mudah terbakar.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat menyatakan bantuan sosial terkait Corona tahap kedua periode Juli hingga Desember bakal turun baik dari sisi jumlah penerima maupun besaran dana yang diterima.
Pihaknya kini masih menunggu keputusan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Lemmbaganya saat ini tengah menyiapkan data sasaran program tersebut.
Dikatakan Agus, bila bantuan sosial kedepannya tetap diadakan kemungkinan besaran nilai bantuan tidak seperti sebelumnya. "Besarannya kemungkinan tidak sebesar ini per bulannya, kemungkinan separuhnya, tapi kami belum tahu persis apakah separuh atau seperempat belum tahu," terangnya pada Minggu (12/7/2020).
Agus menyebutkan bahwa jumlah sasaran penerima bantuan dipastikan akan mengalami penurunan. Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan cleansing atau pembersihan data, terdapat data-data yang diusulkan dihapus ke Kemensos RI. "Karena ada beberapa hal, meninggal, tidak layak, kemudi pindah tidak diketahui, kemudian NIK-nya itu tidak jelas, NIK-nya nol, atau mungkin teridentifikasi [yang bersangkutan] PNS, TNI, dan Polri," jelasnya.
Agus mengatakan, hal tersebut dapat terjadi karena basis data yang digunakan tahun 2015. "Sehingga mungkin sekarang mereka sudah ada yang pegawai negeri, ada yang mampu," imbuhnya.
Dari cleansing data, Agus menyebutkan terjadi penurunan penerima bantuan sosial hingga 17 persen dari jumlah data miskin Kota Jogja. "Kalau untuk KSJPS penurunannya tidak begitu, tapi untuk DTKS yang dari 34.048 itu akan turun," jelasnya.
Namun Agus mengatakan bila dikaitkan dengan angka kemiskinan, jumlah angka kemiskinan di Kota Jogja memang berkisar sekitar itu. "Tetapi siapa yang miskin ini yang harus kita pastikan," tambahnya.
Selanjutnya, Agus menerangkan bahwa data yang tidak layak akan dihapus lantas diganti dengan data KSJPS. "Sehingga harapannya tidak ada irisan, semua data menjadikan data," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran supermarket bangunan di Berbah, Sleman, masih ditangani. Damkar kesulitan menembus basemen karena akses sempit dan barang mudah terbakar.
Dengan layanan operasional 24 jam dan dukungan teknologi mutakhir, Captain Bubbles menjadi sahabat andalan untuk urusan mencuci pakaian.
Gunung Lokon berstatus Level II Waspada dengan 277 gempa vulkanik dangkal pada 16–30 September 2026. Masyarakat dilarang mendekati kawah dalam radius 1,5 kilome
Donald Trump memperkirakan Iran dapat meningkatkan aksinya menjelang pemilu paruh waktu AS di tengah konflik dan ketegangan di Selat Hormuz.
Kebakaran di Dusun Serdang, Bangka Selatan, berdampak terhadap sekitar 500 rumah dan 2.000 jiwa. BPBD masih melakukan pendataan.
Inter Milan mengalahkan Parma 3-0 pada pekan keenam Liga Italia. Petar Sucic, Hakan Calhanoglu, dan Marcus Thuram mencetak gol kemenangan.