Akademisi dan MPR Soroti Penerapan Otonomi Daerah dan Pengelolaan SDA
MPR RI dan UII mengevaluasi implementasi UUD 1945, otonomi daerah, serta pengelolaan SDA untuk memperkuat kebijakan nasional.
Lukisan HB II. /Ist-@instagram-trah-hamengkubuwono.
Harianjogja.com, JOGJA-- Sri Sultan Hamengkubuwono II akan diusulkan kembali untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. HB II dinilai sebagai pemimpin yang fenomenal dan konsisten melawan penjajah Belanda meski sempat diasingkan beberapa kali.
Sultan HB II adalah Raja Kasultanan Yogyakarta yang memerintah antara 1792 hingga 1828. Ia dikenal sebagai Raja Jawa yang berani menghadapi Raffles di masa Pemerintahan Inggris, meski pun harus mengorbankan diri dan kratonnya di masa itu. Ia dikenal menolak keinginan Belanda tentang kedudukan utusan Belanda yang disamakan dengan Raja Jawa. Atas dasar berbagai informasi sejarah tentang perjuangannya itulah HB II akan diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.
Baca juga: Jalur Evakuasi di Lereng Merapi Berkali-kali Rusak Dilewati Truk Pasir, Ini Langkah Pemkab Sleman
"Sri Sultan HB II yang terlahir dengan nama Soendoro merupakan pemimpin yang fenomenal dan konsisten melawan kolonialisme Belanda sepanjang hidupnya hingga diasingkan beberapa kali. Maka kami akan mengusulkan untuk bisa mendapatkan gelar pahlawan nasional," kata Koordinator Lembaga Cahaya Nusantara Hangno Hartono yang akan mengusulkan gelar Pahlawan Nasional HB II, Kamis (16/7/2020).
Pihaknya telah menyiapkan tim riset untuk mengkaji dan mengumpulkan beragam data dari berbagai referensi terkait perjuangan HB II. Ia mengakui data tentang HB II belum banyak terpublikasikan. Proses ini akan melibat pakar bidang sejarah untuk memastikan bahwa data yang ada bisa diuji validitasnya. Namun pihaknya belum memiliki target sampai kapan proses itu bisa terselesaikan karena masih berproses.
Baca juga: Ponsel Hasil Curian Tak Sadar Dijual ke Teman Korban, Pria di Sleman Ini Babak Belur
"Selain akademisi, pakar, termasuk praktisi hukum, kami juga bekerja sama dengan Trah HB II untuk memulai proses ini. Bahwa pengajuannya akan mengikuti perundang-undangan," katanya.
Pihaknya merencanakan jika riset telah selesai akan dilakukan pementasan Wayang Diponegaran dengan lakon Banjaran Mas Soendoro, peragaan busana hingga konservasi situs petilasan HB II. Pada awalnya target pementasan digelar Oktober 2020 mendatang, namun kemungkinan berubah seiring adanya pandemi corona.
"Kami juga telah mendapatkan restu dari Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali Yahya [KH Habib Luthfi, anggota Watimpres] karena beliau adalah Trah dari KRT Sumodiningrat yang merupakan menantu HB II," ujarnya.
Perwakilan Trah HB II Fajar Purwanto mengatakan pengajuan untuk pahlawan nasional sebenarnya telah dilakukan pada 2006 namun masih tertunda. Saat itu bersamaan dengan pengajuan Pahlawan Nasional untuk HB I. Pengajuan kembali bisa dilakukan minimal dua tahun pengajuan pertama.
"Melalui penganugerahan pahlawan nasional, harapannya akan memberi alternatif bagi tokoh ini untuk bisa diteladani," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MPR RI dan UII mengevaluasi implementasi UUD 1945, otonomi daerah, serta pengelolaan SDA untuk memperkuat kebijakan nasional.
Audit pemerintah Korea Selatan mengungkap dugaan KFA membiayai layanan seksual bagi wasit asing menggunakan kartu kredit resmi organisasi saat laga kualifikasi
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan intensif dalam kasus dugaan TPPU. Penyidik Kejagung melontarkan lebih dari 20 pertanyaan untuk mendalam
Jangan siram rem panas dengan air! Risiko cakram retak dan performa menurun. Simak cara aman mendinginkan rem dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal.
Veda Ega Pratama finis ketiga pada FP2 Moto3 Inggris 2026 di Silverstone. Pebalap Honda Team Asia itu lolos langsung ke Q2 setelah mencatatkan performa impresif
13 cara menghemat baterai iPhone di iOS 26, mulai dari cek penggunaan baterai, kurangi kecerahan, hingga aktifkan Adaptive Power. Optimalkan daya tahan baterai