Advertisement

Jalur Evakuasi di Lereng Merapi Berkali-kali Rusak Dilewati Truk Pasir, Ini Langkah Pemkab Sleman

Abdul Hamied Razak
Kamis, 16 Juli 2020 - 16:07 WIB
Budi Cahyana
Jalur Evakuasi di Lereng Merapi Berkali-kali Rusak Dilewati Truk Pasir, Ini Langkah Pemkab Sleman Jalur di lereng Merapi yang rusak karena sering dilewati truk. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Keluhan masyarakat lereng Merapi mengenai kerusakan jalur evakuasi akibat truk-truk pengangkut pasir direspons Pemkab Sleman. Pemkab segera memetakan jalur evakuasi yang rusak untuk diperbaiki.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan pemetaan juga untuk menyelesaikan persoalan jalur evakuasi yang terus menerus rusak. “Jadi harus dipetakan dulu sebelum diperbaiki. Kalau diperbaiki akan kuat berapa lama? Efisien atau tidak? Jangan sampai diperbaiki sekarang tapi besok rusak lagi,” ujarnya, Kamis (16/7/2020).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Achmad Subhan mengatakan Pemkab Sleman sering kali menambal jalan-jalan yang rusak di lereng Merapi. Setelah diperbaiki jalan kembali rusak setelah dilewati truk-truk pengangkut pasir. “Karena banyak dilewati truk dengan tonase yang overload, jalan yang sudah diperbaiki pun rusak kembali," katanya.

Menurut Subhan, untuk mengatasi rusaknya jalan di jalur evakuasi tersebut perlu ada koordinasi lintas sektoral di Pemda DIY.

“Dalam waktu dekat kami akan rapat koordinasi untuk membahas perbaikan jalur evakuasi. Kami siap melaksanakan perintah tetapi dalam koridor aturan yang jelas dan ketersediaan anggaran yang cukup," katanya.

Selain masalah penanganan jalan yang rusak, banyak yang harus dibahas untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satunya terkait dengan pajak dari pasir yang dibawa keluar oleh truk luar Jogja dan Sleman. Selama ini, katanya, izin penambangan merupakan kewenangan Pemda DIY dan bukan Pemkab Sleman. "Meskipun yang mengeluarkan izin adalah Pemda DIY tetapi truk-truk itu melintas di jalur evakuasi yang statusnya adalah jalan kabupaten," katanya.

Oleh karenanya, Bina Marga akan mengubah strategi menyelesaikan kerusakan jalan di lereng Merapi. “Kalau cuma ditambal sudah sering. Untuk bisa mengatasi semua, perlu peningkatan jalan pakai rigid beton, insyaallah bisa awet," ujarnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Survei Indikator: Polri Masih Terpuruk

News
| Senin, 28 November 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement