TKI Warga Sleman yang Baru Pulang dari Arab Saudi Terinfeksi Corona

Foto ilustrasi. - Reuters
16 Juli 2020 21:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kasus Covid-19 karena diduga impor luar daerah masih terus ditemukan di DIY. Termasuk melibatkan tenaga kerja indonesia (TKI) yang baru pulang dari luar negeri.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan delapan penambahan kasus positif pada kamis (16/7). Salah satunya memiliki Riwayat perjalanan dari luar negeri. Dengan penambahan ini kumulatif kasus positif DIY telah tembus 400 kasus.

Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan penambahan kasus meliputi Kasus 400, perempuan 36 tahun warga Sleman; Kasus 401, perempuan 33 tahun warga Sleman; Kasus 402, laki-laki 33 tahun warga Bantul.

Kemudian Kasus 403, perempuan 29 tahun warga Gunungkidul; Kasus 404, perempuan 54 tahun warga Gunungkidul; Kasus 405, laki-laki 43 tahun warga Bantul; Kasus 406, perempuan 30 tahun warga Jawa Barat; dan Kasus 407, laki-laki 39 tahun warga Sleman.

“Kasus 400 hasil tracing kontak Kasus 325, Kasus 401 masih dalam penelusuran, kasus 402 hasil skrining Dinas Kesehatan Bantul, Kasus 403 karyawan klinik swasta, Kasus 404 kaluarga dari kasus 403, Kasus 405 riwayat perjalanan dari Semarang, Kasus 406 riwayat perjalanan dari Bandung, Kasus 407 riwayat perjalanan dari Arab Saudi,” ujarnya.

Kasus 406 merupakan warga Jawa Barat yang berkunjung ke Jogja untuk mengikuti seleksi pekerjaan. Sementara Kasus 407 merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Arab Saudi. Kasus ini mengikuti skrining saat pulang ke Indonesia, pada 11 Juli lalu.

Dengan penambahan ini maka total kasus positif di DIY menjadi sebanyak 404 kasus, dengan 313 kasus telah sembuh. Sementara kematian kasus positif total sebanyak 11 kasus, dan kematian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 132 kasus.