Advertisement

Pelajar SMP di Bantul Tewas Tenggelam di Kali Code

Ujang Hasanudin
Kamis, 16 Juli 2020 - 10:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pelajar SMP di Bantul Tewas Tenggelam di Kali Code Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Seorang pelajar sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Bantul meninggal dunia karena tenggelam saat sedang bermain di Sungai Code atau Kali Nyaman di Timur Stadion Sultan Agung Bantul. Saat kejadian korban bernama Rovellyno Jourast Refikansyah, 13, warga Dusun Ponggoh, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, itu sedang merayakan kelulusan karena diterima di SMPN 1 Jetis.

Kapolsek Jetis AKP, Muhammad Sholeh mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (15/7/2020) sore. Saat itu korban bersama lima temannya Sahrul, Rama, Reno, Wafiq, dan Danang, sedang merayakan kelulusan diterima di SMPN 1 Jetis dengan mandi di Sungai Code,

Advertisement

“Saat tengah asyik mandi, korban tenggelam di bagian sungai yang dalam,” kata Sholeh, saat dihubungi Kamis (16/7/2020) pagi.

Menurut Sholeh, lima teman korban yang melihat kejadian tersebut berniat menolong namun tidak berhasil, kemudian minta tolong warga. Seorang warga sekitar lokasi kejadian, Sarjiman sempat mencari korban namun tidak menemukannya.

Akhirnya warga dan keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian korban hingga akhirnya menemukan korban di dasar sungai sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan posisi korban dengan kepala di dasar sungai dalam kondisi lemas dan dikira sudah meninggal dunia. Warga langsung membawa korban ke kediamannya.

Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi rumah korban. Sampai rumah, sebagian warga menduga korban masih bernapas sehingga korban kembali dibawa ke Rumah Sakit Nur Hidayah menggunakan mobil patroli. “Dari hasil pemeriksaan dokter RS Nurhidayah, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian korban dibawa pulang kerumah,” ujar Sholeh.

Hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Bantul, kata Sholeh, dalam tubuh korban juga tidak ditemukan adanya unsur dugaan penganiayaan. Dengan demikian, ia memastikan korban meninggal karena tenggelam dan tersangkut di dasar sungai sedalam sekitar tiga meter dan meninggal kurang dari dua jam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenkum HAM Angkat Bicara Terkait Rencana KUA Layani Semua Agama

News
| Sabtu, 02 Maret 2024, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Kegiatan Spiritual dan Keagamaan Jadi Daya Tarik Wisata di Candi Prambanan

Wisata
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement