Di Tengah Pandemi, Pemotongan di RPH Sleman Naik 100%

Ilustrasi penyembelihan hewan kurban. - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 Juli 2020 06:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN – Jumlah pemotongan hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) Sleman mengalami kenaikan lebih dari 100% dibandingkan tahun lalu. Hingga kini, jumlah hewan kurban yang terdaftar lebih dari 33 hewan.

Kepala UPTD Pasar Hewan Ambarketawang dan Rumah Potong Hewan Yuda Andi Nugroho mengatakan dua RPH di Sleman awalnya disiapkan untuk melayani pemotongan hewan kurban dari zona merah. Namun karena di Sleman Tak ada lagi zona merah, pihaknya melayani permohonan pemotongan hewan selama hari tasyrik untuk masyarakat umum.

Dia mengatakan menjelang Iduladha jumlah sapi yang terdaftar dipotong di RPH tercatat sebanyak 33 ekor. Jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah karena masih tersisa waktu 10 hari lagi menuju hari H. "Yang datang dari masjid sekitar, ada juga yang dari Gamping, Depok, Seyegan. Soalnya di Sleman sudah tidak ada zona lagi merah," katanya kepada Harian Jogja, Selasa (21/7/2020).

Jumlah hewan yang dipotong di RPH pada Iduladha tahun ini, kata Yuda, naik 100% dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu hanya 18 hewan kurban yang dipotong di RPH. Tingginya minat masyarakat untuk memotong hewan kurban di RPH tidak terlepas dari adanya pandemi Covid-19. "Makanya jumlah hewan yang dipotong di RPH diatur. Kami sesuaikan dengan kapasitas dan jumlah petugas jagal kami, agar layanan reguler juga tidak terganggu," jelas Yuda.