Warganet Ini Ingatkan Tata Cara Bertanya Alamat pada Warga Lokal di Jogja, Anda Sepakat?

Sejumlah andong wisata mangkal di Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (16/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
26 Juli 2020 12:37 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Jogja sudah menjadi kota tujuan bagi warga luar daerah. Ada yang sekadar berwisata, namun ada pula yang lebih lama tinggal dengan merantau di kota gudeg ini.

Saat beraktivitas di Jogja, seringkali warga dari luar daerah ini mencari sebuah tempat di Jogja. Menemukan sebuah lokasi yang akan dituju, bisa dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya menggunakan teknologi google map.

Dengan aplikasi tersebut, kita tinggal mengetik nama lokasi yang dituju pada smartphone, kemudian cari petunjuk arah menuju lokasi itu. Dipandu aplikasi tersebut, kita bisa menemukan lokasinya.

Baca juga: Bangunan di Depan Stasiun Tugu Ini Bikin Warganet Penasaran, Ada yang Punya Kenangan?

Namun, kadang-kadang saat mencari sebuah lokasi, bisa jadi kita tidak menemukan di smartphone. Bisa pula karena alasan lain, kita bisa memilih cara klasik, yakni dengan bertanya pada orang yang kita temui saat merasa kebingungan mencari.

Nah, di sinilah kearifan lokal masyarakat Jogja tampak. Saat bertanya pada warga Jogja, sudah menjadi sifat warga Jogja untuk ramah pada orang yang belum dikenal, yang ditunjukkan dengan memberikan bantuan dengan menunjukkan lokasi yang dituju. Tentu saja, jika yang ditanya itu mengetahui lokasinya.

Sebuah pesan disampaikan seorang warganet bernama Abang Grep dengan akun twitter @PenjahatGunung untuk orang yang sedang mencari lokasi dan bertanya pada warga setempat. Pesan ini berisi etika saat warganet yang naik kendaraan, bertanya pada warga lokal tentang sebuah lokasi.

Baca juga: Jogja Jadi Trending Topic, Ini yang Terlintas di Pikiran Warganet Saat Mengingat tentang Kota Gudeg

"Mengingatkan banget buat perantau atau calon wisatawan Jogja," tulisnya.

Ia menyebutkan beberapa tata cara bertanya jika orang yang hendak bertanya itu mengendarai sepeda motor, yakni mematikan mesin sepeda motor, turun dari sepeda motor dan melepas helmnya. Selanjutnya, saat bertanya juga sebaiknya menggunakan kalimat yang sopan.

Ia pun menekankan cara tersebut, sambil menambahkan guyonan bahwa jika tidak melakukan dengan sopan, bisa saja nanti petunjuk yang diberikan malah akan menyasarkan.

Selanjutnya, untuk orang yang naik mobil, ia membagikan tata caranya, yakni turun dari mobil, baru bertanya. Tak perlu mematikan mesin mobil untuk melakukannya. Namun, ia menegaskan jangan hanya menurunkan kaca mobil lalu bertanya dari dalam mobil.

Tak lupa, jika penanya memakai kacamata hitam, sebaiknya dilepas. "Kalo pake kaca mata item, ya dibuka dulu." tambahnya.

Tweet tentang tata cara pelancong atau perantau bertanya pada warga lokal ini langsung menjadi viral. Setelah dibagikan pada Minggu (26/7/2020) pagi, hanya dalam empat jam, langsung mendapatkan lebih dari 1,2 ribu likes, dibagikan ulang lebih dari 650 kali dan dikomentari lebih dari 60 warganet.

Kebanyakan warganet menyetujui isi tweet tersebut, dan ikut membagikan pengalaman tentang topik tersebut.

"Kalau boncengan, yang bonceng turun, lepas helm
Terus nanya yg sopan. Yang di motor tetep matiin motor. Berlaku ke semua daerah sih sebenernya. Hehe
Jangan karena kesuwen dan ribet trus hilang sopan santun. Lebih kesuwen d blasukke." tulis @allsSunday.

"Rumah sy dipinggir jln raya, kl ada yg nanya almt tp dia ga turun dr mobil plus cm nurunin kaca doang fix sya diemin. Trs dia nanya "bg bg jln ini dmn ya?" Sambil nanya bbrp kali, sy cm nyaut "eh ad mnusia ternyata, lain x kl mo nanya mbok y turun, bkn cm km doang yg punya mobil" komentar @mustafaaa_ngl.

"Bokap gw org jogja, jd wkt itu ada yg nanya jln dkt rmh mungkin kurang sopan menurut dia pdhl jlnnya tgl lurus doang. Tp ama dia malah di puterin keliling kampung," cerita @ekawahyungsh.

"Betul banget... Aku pernah ditegor ibu2 (bkn di jogja sih) gara2 aku nanya alamat tp motor masih nyala dan aku masih diatas motor,, gak sopan katanya," @arnida_tullen.

Nah, untuk Anda warga luar daerah maupun warga Jogja yang bertanya pada warga lokal, cara ini bisa menjadi salah satu perhatian.

Baca juga: Ngalor Ngidul Ngetan Ngulon, Warganet Ini Ajarkan Cara Mengetahui Arah Mata Angin di Jogja