Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatatkan tambahan satu pasien positif terinfeksi Corona yang meninggal dunia, Minggu (26/7/2020). Hingga sekarang ada dua pasien positif Covid-19 di kabupaten tersebut yang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pasien positif Covid-19 meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2020). Pasien tersebut adalah laki-laki 56 tahun asal Kapanewon Gedangsari. Selain terinfeksi Corona, dia juga memiliki penyakit kompikasi, salah satunya diabetes militus. “Korban sempat dirawat di rumah sakit di Kota Jogja,” kata Dewi kepada wartawan, Minggu (26/7/2020).
Menurut dia, sudah ada dua pasien yang meninggal dunia karena Corona di Gunungkidul. “Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus kematian karena Corona,” ungkapnya.
Total kasus positif Covid-19 di Gunungkidul ada 94. Selain dua pasien yang meninggal dunia, sebanyak 61 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan 31 pasien lain masih diopname. “Hari ini [kemarin] ada tambahan dua kasus sembuh. Mudah-mudahan pasien yang masih menjalani perawatan bisa secepatnya sembuh,” katanya.
Dinas Kesehatan Gunungkidul sudah mengambil spesimen 1.837 orang. Sebanyak 1.264 orang dinyatakan negatif, sedangkan yang dinyatakan positif sebanyak 94 kasus. “Tes swab masih akan terus kami galakan,” ungkapnya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar wilayah DIY sementara waktu.
“Jangan pergi ke luar dulu. Tetaplah disiplin dengan protokol kesehatan. Bersabar, bekerja dengan dengan gembira serta berdoa untuk melawan Covid-19,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.