AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Kolam lele bioflok RW 11, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Jogja. /Ist-Pakuncen.
Harianjogja.com, JOGJA--Beragam kegiatan produktif dilakukan warga Kota Jogja untuk mensiasati dampak covid-19, salah satunya di RW 11, Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan, Kota Jogja. Warga membentuk kelompok dan mengembangkan budidaya lele dengan model bioflok.
Pengurus kelompook Budidaya Lele RW 11, Yoni Eko Prasetyo, menceritakan kagiatan ini dimulai pada 20 Mei lalu, dengan dukungan dari Pemda DIY berupa bioflok, bibit lele, pakan dan nutrisi ikan. “Anggota kelompok ada 10 orang, mereka terlibat dalam pengelolaan budidaya lele setiap hari,” ujarnya, Selasa (28/7/2020).
BACA JUGA : Kelurahan di Jogja Mengeluh soal Target Lele Cendol
Bibit awal budidaya ini sebanyak 6.300 ikan lele, berukuran 4/6. Saat ini sebagian lele sudah ada yang dipanen, sementara Sebagian lain masih dalam proses penyortiran karena besar ikan tidak sama. Hasil panen sebagian dijual dengan harga Rp16.500 per Kg, ada pula yang dikonsumsi warga dan ada yang masukkan dalam kolam memancing.
Budidaya lele dengan model bioflok cocok diterapkan untuk wilayah perkotaan karena tidak membutuhkan lahan yang luas dibandingkan model tradisional. Prinsip dasar bioflok yakni memanfaatkan aktivitas mikroorganisme atau bakteri pembentuk flok atau gumpalan yang bisa menghasilkan pakan untuk ternak lele itu sendiri.
Budidaya lele bioflok menggunakan kolam berbentuk bulat yang terbuat dari terpal. Pada dasar kolam sambungkan pipa untuk jalan keluar kotoran lele yang mengendap di dasar kolam. Agar tidak kering, pembuangan kotoran harus disertai penambahan air.
Kaunggulan kolam bioflok yakni lebih praktis, tidak memakan banyak tempat dan mampu menampung banyak ikan lele. Sementara kotoran lele juga masih bisa dimanfaatkan yakni dengan diolah menjadi pupuk organik.
BACA JUGA : Warga Sendangmulyo Diajari Cara Sukses Budi Daya Ikan Lele
Lurah Pakuncen, Rian Wulandari, mengapresiasi budidaya lele bioflok ini karena bisa menjadi upaya pemenuhan gizi masyarakat khususnya selama masa pandemi covid-19. “Hasil panen dinikmati oleh warga sendiri, dapur umum dan dapur balita,” ugnkapnya.
Ia berharap warga terus semangat dalam mengelola budidaya lele bioflok ini agar bisa semakin berkembang dan berkelanjutan. Kegiatan ini kata dia, sebagai wujup upaya ketahanan pangan meski dalam keterbatasan dan kondisi ekonomi yang sedang berada pada titik terendah.
Sayuran
Ketua RW 11 kelurahan Pakuncen, Edy Rifantono, mengatakan budidaya bioflok merupakan salah satu kegiatan warga berbasis kelompok. Selain itu, RW 11 juga memiliki kegiatan serupa lainnya, yakni pembuatan taman untuk tanaman sayur.
“Kami sudah membuat taman untuk tanaman sayur dengan memanfaatkan lahan kosong atau tidak produktif. Selain bisa untuk dikonsumsi sayurnya, kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya penghijauan lingkungan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Bulog mengajak mitra penggilingan padi menjaga kualitas beras seiring stok Cadangan Beras Pemerintah mencapai 5,4 juta ton.
Dua siswa SMPN 1 Turi menciptakan Detektor MBG yang mampu mendeteksi makanan basi dalam hitungan detik dengan akurasi tinggi.
Migran ilegal di Ceuta dilaporkan bersembunyi untuk menghindari pemulangan ke Maroko. Spanyol memperketat pengamanan di wilayah perbatasan.
Kasus siswa MTs di Pati yang mengalami putus dua jari masih diselidiki polisi. Sekolah membantah terjadi perundungan dan menyebutnya kecelakaan.
William Zepeda mengalahkan Lamont Roach Jr lewat kemenangan angka mutlak untuk merebut gelar juara dunia kelas ringan WBC di Las Vegas.