Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo. /Ist- Dok PT Angkasa Pura I (Persero)
Harianjogja.com, WATES--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo akan membangun sumur bor di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) Kapanewon Temon. Pembangunan sumur bor ini untuk memperlancar suplai air baku ke kawasan YIA.
PDAM Tirta Binangun Kulonprogo, sudah menyuplai kebutuhan air baku ke kawasan YIA sejak bandara itu beroperasi tahun lalu. Kemampuan suplai air melalui pipa PDAM itu mencapai 14 liter detik. Untuk saat ini suplai air masih mencukupi. Namun di masa mendatang, ada kekhawatiran suplai air bakal kurang seiring beroperasinya YIA secara penuh.
Oleh karena itu, PDAM berencana membangun sumur bor. Kehadiran sumur bor diperlukan sebagai cadangan apabila terjadi gangguan perpipaan yang bisa menghambat suplai air ke bandara tersebut.
BACA JUGA : Banyak Pembangunan di Kulonprogo, Kebutuhan Air di Bukit
"Selain itu juga sebagai antisipasi apabila YIA butuh tambahan suplai air," kata Direktur PDAM Tirta Binangun Kulonprogo, Jumantoro, Selasa (28/7/2020).
Jumantoro mengatakan pembangunan sumur bor hingga saat ini belum dilakukan karena masih dalam proses permohonan izin ke PT Angkasa Pura I. Meski begitu, ia meyakinkan sumur bor di YIA sudah siap digunakan pada akhir tahun ini.
"Karena tinggal menunggu izin saja dan kemarin juga sudah paparan rencana seperti apa, sehingga pembangunan sumur bor besar kemungkinan terlaksana," ujarnya.
Asisten Daerah Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono mengatakan pemkab mendukung rencana pembangunan sumur bor di YIA. Ditargetkan dalam jangka pendek ini pemkab mengupayakan agar PT Angkasa Pura I tidak membangun sumur bor sendiri.
BACA JUGA : Kulonprogo Sangat Butuh Hotel, Investor Hotel Bintang 3 & 4
Dikatakan Tri sampai saat ini, regulasi, pendanaan dan tahapan pembangunan sumur bor sudah baik. "Nanti ya, terkait hal yang lain, bisa dikomunikasikan kemudian hari," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.