Advertisement
Puluhan Nakes Terinfeksi, Ikatan Dokter Khawatir SDM Penanganan Covid-19 di DIY Berkurang
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY Joko Murdiyanto, mengatakan jika banyak tenaga kesehatan di DIY yang terkonfirmasi positif wajar sebab mereka menagnani langsung kasus positif. “Ibarat perang ada di baris paling depan, sehingga risikonya tertembak,” ujarnya, Jumat (31/7/2020).
Meski demikian, banyaknya nakes yang terkonfirmasi positif patut disesalkan karena itu berarti berkurang pula SDM untuk menangani Covid-19. Sebab itu saat ini IDI bersama 11 organisasi profesi lainnya telah sepakat untuk melakukan investigasi apa saja faktor penularan di kalangan nakes.
Advertisement
“Nanti ketemu kenapa tenaga kesehatan kok banyak yang kena. Mungkin kontak erat dengan pasien tanpa gejala, APD terbatas, ada APD tapi penggunaan dan pelepasan tidak benar. Tapi jangan berasumsi, harus dicari jawabannya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Tak Ada Rayahan Gunungan Saat Iduladha, Ubarampe Dibagikan seperti Zaman Dahulu
Selain itu pihaknya juga akan keliling ke sejumlah fasilitas Kesehatan yang memiliki nakes positif untuk memberi dukungan. Dalam kondisi seperti ini, menurutnya yang terpenting adalah bergerak bersama dan saling menguatkan.
Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DIY, Tri Prabowo, mengungkapkan banyaknya perawat yang terpapar covid-19 justru kebanyakan bukan dari mereka yang bekerja langsung di ruang isolasi Covid-19, melainkan di fasilitas Kesehatan 1 seperti Pratama dan Puskesmas.
Pada Jumat (31/7/2020), Pemda DIY melaporkan sebanyak 26 tenaga kesehatan terinfeksi Covid-19. Penambahan tersebut menambah panjang daftar tenaga kesehatan di DIY yang terinfeksi Corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
- Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
Advertisement
Advertisement








