Berkat Kiprahnya di Kulonprogo, Kepala BKKBN Diganjar Doktor Kehormatan oleh UNY

Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan "Honoris Causa" bidang Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat Vokasional kepada Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo di Auditorium UNY pada Sabtu (1/8/2020). - Istimewa/Dok. Humas UNY
01 Agustus 2020 16:47 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan "Honoris Causa" bidang Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat Vokasional kepada Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, di Auditorium UNY pada Sabtu (1/8/2020).

Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, berharap pengakuan akademik ini dapat menjadi amanah bagi Kepala BKKBN untuk terus berdedikasi dan berkomitmen dalam pengembangan masyarakat vokasional berbasis teknologi unggul. Hasto dinilai berhasil menyinergikan bidang akademik vokasional dan pemberdayaan masyarakat.

"Beliau ini kan seorang dokter yang berhasil mengembangkan masyarakat Kulonprogo dengan berbagai program Bela Beli. Pak Hasto adalah satu tokoh langka yang selama kepemimpinannya selalu menggunakan data dan teknologi sebagai acuan pengambilan kebijakan,” ungkap Sutrisna.

Menurutnya, program Hasto semenjak menjabat sebagai Bupati Kulonprogo periode 2011-2016 dan 2016-2019 dianggap berhasil mengembangkan pemberdayaan masyarakat dalam program Bela Beli Kulonprogo. Gerakan tersebut fokus pada ideologi membela bangsa sendiri lewat gotong-royong membeli produk masyarakat setempat.

"Mulai dari inovasi Tomira [Toko Milik Rakyat], BUMD yang memproduksi AirKu, itu semua bagian dari realitas untuk pemberdayaan masyarakat. UNY memiliki prioritas untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat yang memiliki prestasi luar biasa seperti ini," imbuhnya.

Sutrisna mengaku sudah mengamati kiprah Hasto sejak menjabat sebagai Bupati. Meski saat ini Hasto sudah menjabat sebagai Kepala BKKBN, namun ia lihat upaya pemberdayaan masyarakat tetap dilanjutkan.

Anugerah Doktor Honoris Causa bagi Hasto dipromotori oleh Prof. Mochamad Bruri Triyono dan Prof. Marsigit. Dalam penganugerahan ini, Hasto menyampaikan orasi ilmiah promovendus berjudul Peran Pendidikan Vokasional untuk Mewujudkan Kemandirian di Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Kulonprogo.

Hasto menuturkan dirinya berterimakasih kepada sivitas akademika UNY yang telah memberinya penghargaan. Ia juga menyampaikan bahwa pandemi ini perlu menjadi titik balik bagi masyarakat untuk menguasai produknya sendiri.

Ia menjelaskan, jika sebelum pandemi masyarakat bergantung pada globalisasi, maka saat ini masyarakat harus bergeser ke konsep deglobalisasi. Dengan begini, kepemilikan modal dari segelintir orang bisa bergeser kepada banyak orang.

"Sebetulnya itu yang kami harapkan, sehingga masukkan kami bantuan pangan non tunai yang diberikan pemerintah harus dipakai untuk membeli produk lokal," ucap Hasto.