Legawong Hingga Bendung Lepen Akan Diintegrasikan untuk Daya Tarik Wisata

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi secara simbolis menanam pohon di Bendung Lepen pada Rabu (5/8/2020). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati.
06 Agustus 2020 12:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kawasan Bendung Lepen, Mrican, Giwangan, Kota Jogja jadi salah satu daya tarik wisata di Kota Jogja. Saluran air yang sebelumnya kurang produktif, kini jadi dihuni ribuan ikan nila yang menjadi magnet bagi wisatawan.

Pengembangan kawasan wisata terus dikembangkan. Pada Rabu (5/8/2020) Bendung Lepen menerima beragam bibit tanaman guna memperindah kawasan Kampung Mrican dan Malangan.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi yang hadir dalam penyerahan bibit tanaman tersebut menyebutkan kelak kawasan Bendung Lepen juga akan diintegrasikan dengan kampung lainnya agar meningkatkan daya tarik wisatawan.

BACA JUGA : Bantaran Sungai Gajah Wong Kini Jadi Taman Legawong 

"Kita mengintegrasikan potensi yang ada di daerah selatan, terutama dari Legawong, Tegalgendu atau Kotagede, terus Dermaga Cinta, terus Bendung Lepen, terus di atas sana ada Kampung Buah, di atas sini ada kuliner dan kerajinan, ini yang kita gandengkan," ujar Heroe.

Dia menambahkan beragam potensi ini digandengkan untuk mempunyai kekuatan baru yang terintegrasi.  Dijelaskan Heroe pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan korporasi serta pihak-pihak lainnya untuk mengembangkan potensi ini.

"Jadi ini gerakan Gandeng-Gendong yang menyatukan potensi-potensi untuk menjadi kekuatan baru," jelas Heroe.

Pada rencana awalnya, Heroe menerangkan bahwa integrasi potensi di wilayah selatan harusnya dapat terealisasi tahun ini. Namun, adanya pandemi membuat rencana tersebut tertunda pelaksanaan.

"Dulu anggaran tiga miliar telah disepakati, diantaranya menambah Flying Fox dan kita tambah tempat parkirnya, kita tambah jalur pedestrian di pinggir sungainya," ujarnya.

Ketua Forum Kampung Panca Tertib Mrican, Temu Jaya yang secara simbolis menerima bibit tanaman mengatakan bahwa bantuan bibit rencana akan ditanam di tanah milik pemerintah di Kampung Mrican dan Malangan. Temu menyebutkan bantuan bibit yang diberikan beraneka jenis mulai dari mangga, durian, gayam, dan jambu.

"Kurang lebih untuk dua tempat itu 2.000 tanaman ya ada," tutur Temu.

BACA JUGA : Gubernur Berdialog dengan Warga Tepi Kali Gajah Wong 

Ditutukan Temu bantuan bibit yang diberikan dapat menambah wahana di areal lokasi Bendung Lepen. "Kita garap untuk penambahan area wisata," ujarnya.

Menyangkut integrasi Bendung Lepen dengan Taman Legawong, Temu mengatakan bahwa antar potensi satu dan lainnya harus Gandeng-Gendong, sehingga satu dan lainnya tidak bisa dipisahkan.

"Termasuk penghijauan ini, dari Legawong, Bendung Lepen, Dermaga Cinta, itu semua nanti satu akses dari Muja Muju sampai Giwangan," tandasnya.