Noto Klaim Dapat Dukungan dari Gerbong Biru di Pilkada Bantul

Ilustrasi - Freepik
07 Agustus 2020 13:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Kekuatan pasangan Suharsono-Totok Sudarto (Noto) menjelang pendaftaran calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul pada Pilkada 2020 semakin meningkat.

Hal ini menyusul rencana bergabungnya sejumlah elemen Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang menamakan diri Gerbong Biru menjelang deklarasi pasangan 16 Agustus nanti.

“Mereka itu kan struktur partai yang merasa tidak puas dengan sikap partai, karena belum bersikap sampai saat ini,” kata Ketua Tim Sukses Pasangan Noto, Arif Iskandar, di sela-sela deklarasi Deklarasi Perempuan Kusuma Noto di Pendopo Rumah Sewon, Jumat (7/8/2020).

Lantaran representasi dari elemen partai, kata Arif, Gerbong Biru akan merepresentasikan 17 kecamatan yang ada di Bantul. Sikap dan pemberian dukungan dari Gerbong Biru ke Suharsono kali ini bukan kali pertama.

“Sebab, mereka pada Pilkada 2015 juga telah mendukung kami,” lanjunya.

Selain rencana dukungan dari Gerbong Biru, Arif mengungkapkan, dalam waktu dukungan dari sejumlah elemen warga Bantul juga segera diperlihatkan. Salah satunya adalah dukungan dari pedagang bakso dan bakmi di Bantul.

“Untuk target jumlah elemen dan sukarelawan yang memberikan dukungan adalah 40. Mereka kami harapkan sudah gabung sebelum kami mendeklarasikan pasangan, 16 Agustus nanti,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Pemenangan Pemilu PAN Bantul Wildan Nafis mengatakan PAN Bantul saat ini belum memutuskan akan medukung pasangan mana.

Sebab, komunikasi intensif tak hanya dilakukan kepada Noto, tetapi juga ke pasangan Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo (AHM-JP). Kendati demikian ada kecenderungan PAN Bantul memberikan dukungan kepada pasangan AHM-JP.

“Tunggu saja, tidak lama akan diputuskan. Perlu pertimbangan dan enggak asal-asalan dalam memutuskan,” kata Wildan.

Sementara, Ketua Perempuan Kusuma Noto, Anis Lestari, mengatakan pihaknya memberikan dukungan ke Suharsono-Totok Sudarto, karena kesamaan visi dan misi. Pasangan dinilai ini akan memperjuangkan kepentingan perempuan.

“Oleh karena itu kami akan dampingi selalu mereka. Kami juga akan turun ke bawah ikut membantu mereka,” ucapnya.