Kulkas Manusia Rp167 Juta Jadi Andalan Pekerja Jepang Lawan Gelombang Panas
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Pencarian korban tenggelam di Goa Cemara./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Pencarian lima wisatawan yang hanyut terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul, hingga Jumat (7/8/2020) sore belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan satu pun dari lima orang dari satu keluarga besar tersebut.
Kendala yang dihadapi tim SAR tak hanya arah tiupan angin, tetapi juga gelombang tinggi. “Pencarian telah kami mulai dari pukul 05.30 WIB, awalnya menggunakan perahu jungkung, tetapi kami gagal karena ombak tinggi. Siang tadi kami coba gunakan jet ski, bisa menembus beberapa titik, tetapi kami belum berhasil menemukan korban,” kata Komandan SAR Pantai Parangtritis Ali Sutanto, Jumat (7/8/2020).
BACA JUGA: Sultan Ingatkan Wisatawan di Pantai Selatan Lebih Berhati-hati
Menurut Ali, pencarian telah dilakukan sampai jarak 6 kilometer dari lokasi kejadian, baik ke arah timur maupun barat. “Tetapi belum kami temukan,” ungkapnya.
Sementar, Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Jogja Asnawi Suroso mengungkapkan, telah menerjunkan tujuh SAR unit untuk melakukan penyisiran.
BACA JUGA: Korban Laka Laut di Bantul Merupakan Satu Keluarga Besar
“Selain itu, petugas juga memaksimalkan pencarian via udara menggunakan paramotor dan drone,” katanya.
Usaha juga dilakukan oleh keluarga korban. KH Azhari ZA, pimpinan Ponpes Assalam Kerisan Banyurejo, Tempel bersama dengan sejumlah santri datang ke lokasi kejadian dan menggelar doa bersama.
“Tadi kami adakan tahlilan dan zikir meminta pertolongan kepada Allah. Harapankami, mereka segera ditemukan dan mentas apa yang dicari. Mohon doa restu semoga lekas bertemu,” katanya.
Tujuh orang terseret ombak Pantai Goa Cemara pada Kamis (6/8/2020) pagi. Dua orang sudah ditemukan meninggal dunia, sedangkan lima lainnya hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.
RSUD Kota Jogja menerapkan SERASI untuk mengintegrasikan pengadaan obat dan bahan medis habis pakai secara real-time.
Imigrasi Ngurah Rai mencegah WNA Australia berinisial BA meninggalkan Bali terkait kasus asusila di Kuta Utara, Badung.
Pemkab Kulonprogo dan BOB mengawal kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo. Dari 3,47 km, masih tersisa 2,47 km yang belum terbangun.
Lomba Mewarnai dan Menggambar Wayang Jadi Cara Disbud DIY Kenalkan Warisan Budaya kepada Anak