Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Relawan Mengajar Maharani Purbayan, Jogja mendampingi anak belajar, beberapa waktu lalu./Dok relawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid memastikan pihaknya belum akan menerapkan kegiatan tatap muka untuk proses belajar mengajar. Hal ini tidak lepas dengan perkembangan virus corona di Bumi Handayani.
“Pada dasarnya Gunungkidul belum bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka,” kata Bahron, Minggu (9/8/2020).
Menurut dia, kegiatan belajar di rumah masih menjadi kebijakan utama. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Terlebih lagi, kata dia, di beberapa titik masih kategori zona merah sehingga memiliki risiko penularan yang relatif tinggi.
BACA JUGA: Hingga Minggu Siang, Jenazah Balita Korban Goa Cemara Belum Ditemukan
Bahron tidak menampik, pelaksanaan belajar di rumah ada banyak kendala karena tercatat 70% siswa bermasalah dengan proses kegiatan ini mulai dari sulit mengakses internet karena terkendala jaringan hingga ketiadaan gawai sebagai pendukung dalam pembelajaran daring. “Untuk mengatasi ini, kami perbolehkan guru untuk mendatangi siswa dari rumah ke rumah,” katanya.
Ditambahkan Bahron, meski ada kebijakan resmi tentang belajar tatap muka, namun secara prinsip disdikpora tidak mempermasalahkan sekolah melakukan masa transisi. Yakni, dengan menggelar kegiatan pembelajaran di sekolah secara berkala, semisal dalam satu minggu dilakukan pertemuan satu kali. Meski demikian, pelaksanaan ini juga harus mengacu pada peta zonasi kerawanan serta tetap menerapkan protokol kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Garuda Indonesia menguji konektivitas internet cepat di pesawat hingga video call. Implementasi bertahap diproyeksikan mulai 2027.
INNSiDE by Meliá Yogyakarta mempererat hubungan dan sinergi dengan pelaku industri pariwisata melalui Travel Agent Gathering yang digelar Selasa (18/8/2026)
Harga pangan hari ini mencatat cabai rawit merah Rp67.350 per kg. Simak harga beras, telur, daging, gula, dan minyak goreng.
Babak baru perjalanan kuliner Indonesia dimulai dengan hadirnya ROSO Restaurant Yogyakarta di Grand Hotel De Djokja pada 17 Agustus 2026.
TNI AU menyiapkan enam pesawat untuk mengirim bantuan logistik dan tenaga kesehatan bagi korban gempa di NTT.