Jadi Pusat Kunjungan Wisatawan, Parangtritis Nol Kasus Covid-19

Wisatawan bermai di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
12 Agustus 2020 21:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Desa Parangtritis memastikan sampai saat ini belum ada kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di wilayahnya, meski wilayah selatan Bantul ini paling banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di tengah pandemi.

Kasus suspek dan probabel maupun kasus suspek dengan ISPA berat juga tidak ada. “Harapannya jangan sampai ada kasus Covid-19. Kami tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah melaksanakan protokol kesehatan sebagaimana mestinya,” kata Kepala Desa Parangtritis,  Topo,  Rabu (12/8/2020).

BACA JUGA: 249.000 Wisatawan Berkunjung ke Bantul Selama Pandemi Corona

Topo mengatakan tidak ada strategi khusus yang dilakukan Gugus Tugas Desa untuk menangkal virus Corona, kecuali memperketat penerapan protokol kesehatan baik bagi warga maupun pendatang dari luar daerah.  Pihaknya juga sudah menyediakan rumah karantina khusus bagi pendatang di kawasan Laguna Pantai Depok.

Rumah karantina tersebut sempat diisi 12 orang dari wilayah Jakarta dan Sumatera.  Saat ini, rumah karantina tersebut sudah kosong. Hasil tes cepat melalui rapid test Covid-19 terhadap belasan orang tersebut menunjukkan hasil non reaktif.

BACA JUGA: Sebut IDI Kacung WHO, Jerinx Jadi Tersangka & Langsung Ditahan

Pemerintah desa juga menyiapkan masker dan alat pengukur suhu tubuh.  Alat tersebut juga kerap digunakan pada warga yang bepergian ke luar daerah.  Sementara, fasilitas kesehatan untuk wisatawan di kawasan Parangtritis sudah disediakan Dinas Pariwisata Bantul.

Desa Parangtritis adalah salah satu desa di Kecamatan Kretek,  Bantul.  Desa dengan luas sekitar 11 kilometer persegi itu dihuni oleh sekitar 7.500 warga yang tersebar di 11 pedukuhan, yakni Kretek, Sono,  Samiram,  Bungkis, Depok,  Duwuran, Mancingan,  Grogol VII,  Grogol VIII,  Grogol IX,  dan Grogol X.

Sebagian besar masyarakat Parangtritis adalah petani, buruh tani, serta nelayan.

BACA JUGA: Tersangka Penyerangan Atas Nama Agama di Solo Menangis Saat Digelandang Polisi

Meski Parangtritis masuk zona hijau risiko penularan Covid-19, Kecamatan Kretek secara umum masuk dalam zona oranye atau risiko penularan covid kategori sedang. Topo meminta masyarakatnya untuk tetap waspada dan tidak lengah.

Sementara itu data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul mencatat terdapat 280 kasus terkonfirmasi poaitif Covid-19 sampai 11 Agustus 2020. Dari jumlah tersebut, 299 oran sudah sembuh dan enam orang  meninggal dunia enam.  Adapun suspek mencapai 1.165 dan probabel 512 orang.

Parangtritis adalah desa yang paling banyak dikunjungi wisatawan yang ingin berlibur di pantai setempat dari mulai Pantai Parangtritis, Cemara Sewu,  Pantai Pelangi,  Gumuk Pasir,  Pantai Depok,  hingga Laguna Depok.  Dari tahun ke tahun jumlah wisatawan di kawasan Parangtritis ini terbanyak dibanding objek wisata lainnya di Bantul.