Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul mencatat serapan anggaran pada APBD tahun ini masih di bawah 50%. Alasannya karena banyak pekerjaan fisik seperti pengadaan barang dan jasa dihentikan akibat adanya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).
Kepala BKAD Bantul Trisna Manurung mengatakan, serapan di bawah 50% atau tepatnya 39,18% tersebut terhitung selama satu smester atau sampai akhir Juni.
“Realisasi anggaran sampai akhir smester pertama baru 38,82 persen untuk belanja tidak langsung dan 38,06 persen untuk belanja langsung atau baru Rp540 miliar belanja tidak langsung dan Rp3,02 miliar belanja langsung,” kata Kepala BKAD Bantul, Trisna Manurung, Rabu (12/8/2020).
BACA JUGA: Malang, Balita di Sleman Tewas Dianiaya Pacar Ibu Hanya karena Mengompol
Sementara total APBD Bantul 2020 sebesar Rp2,172 triliun. Trisna mengatakan pemangkasan terjadi di hampir semua organisasi perangkat daerah
(OPD), salah satunya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan kawasan Permukiman (DPUPKP) yang mencapai Rp109 miliar dipangkas.
Hasil pemangkasan anggaran sesuai arahan dari Pemerintah Pusat masuk dalam Dana Tidak Terduga (DTT). Saat ini total dana DTT disebutnya ada Rp140 miliar, dan yang sudah digunakan untuk bidang kesehatan sebesar Rp49 miliar.
Bidang kesehatan itu, kata dia, bukan hanya Dinas Kesehatan namun di dalamnya ada Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati, Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19, serta OPD lainnya untuk belanja seperti hand sanitizer dan sebagainya. Sementara sisanya dibelanjakan untuk jaring pengaman sosial (JPS) seperti Bantuan Langsung Tunai dan pemulihan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
The 1O1 Yogyakarta Tugu kembali menggelar 12th Anniversary THE 1O1 Yogyakarta Tugu: Sketch Tour Kotagede dengan mengangkat kawasan Kotagede sebagai objek
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Matheus Fornazari langsung mencetak gol perdana untuk PSS Sleman. Pengalaman di Liga Thailand membuat adaptasinya berlangsung cepat.
Pengalihan aset dan bisnis senilai total Rp85,7 triliun memperkuat InfraNexia dalam mengembangkan lebih dari 90% aset jaringan Telkom
DPRD Jogja mendorong retribusi sampah event insidentil segera diterapkan untuk mencegah masyarakat membayar layanan sampah dua kali.