Indonesia Raih 39 Medali di Asian Games 2026, Peringkat 16
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Mantan kader PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan diri bergabung dengan Partai Nasdem jelang Pilkada Bantul, 9 Desember mendatang. Selain bergabung dengan partai yang didirikan oleh Surya Paloh tersebut, mereka juga mendukung pasangan Suharsono-Totok Sudarto (Noto), melalui relawan gono gini.
Ketua Relawan Gono-Gini yang juga mantan Komandan Satgas DPC PDIP Bantul Gatot Kasani Suprobo mengatakan, dirinya bersama dengan sejumlah mantan kader partai berlambang banteng tersebut telah menyatakan sikap bergabung dengan Nasdem.
“Saya Gatot Kasani Suprobo menyatakan sikap dan tidak ada paksaan bergabung dengan Nasdem. Nantinya akan ada rekan-rekan lainnya di 17 Kecamatan yang akan bergabung juga,” kata Kasani saat peresmian posko gono gini Kecamatan Kasihan, di Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Senin (17/8/2020) siang.
BACA JUGA: Ini Perbedaan Upacara HUT Ke-75 RI dengan Peringatan HUT RI Sebelumnya
Lebih lanjut Kasani mengakui keputusan untuk bergabung dengan Nasdem juga dilatarbelakangi oleh sikap pengurus DPC PDIP Bantul yang tidak pernah berkomunikasi dengan dirinya dan kader lainnya. Sebagai kader senior, dirinya bersama dengan beberapa kader lainya merasa tidak dimanusiakan oleh PDIP. Sebaliknya, Kasani melihat jika pasangan Suharsono-Totok Sudarto lebih memanusiakan pihaknya.
“Saya sendiri adalah benteng poel, yang sudah dipakai dan sekarang dibuang,” tandas Kasani.
Sementara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem DIY Subardi mengatakan, pihaknya menerima keinginan dari eks kader PDIP yang bergabung dengan partainya. Sebab, sejak awal partainya sangat terbuka terkait adanya kemungkinan bergabungnya eks anggota partai lainnya.
“Kami terima dengan lapang dada mengenai keinginan untuk bergabung dengan Nasdem. Sementara langkah awal kami adalah membackup dan dukung untuk logistik 17 kecamatan relawan gono gini. Agar fokus memenangkan Noto,” kata
Lebih lanjut Mbah Bardi-panggilan akrab Subardi mengungkapkan, keputusan untuk mengusung Noto bukan tanpa pertimbangan. Sebab, jauh-jauh hari, Nasdem DIY telah dua kali melakukan survei yang dibiayai oleh partai, dengan hasil dua kali sosok Suharsono selalu unggul.
“Untuk itu kami mantap dengan pasangan ini. Keputusan dari DPP sendiri untuk Noto sudah keluar sejak 3 Maret, dan tidak ada mahar,” terangnya.
Sekretaris DPC PDIP Bantul, Hanung Raharjo mengatakan sah-sah saja siapapun untuk mendukung pasangan calon bupati dan wakil Bupati Bantul karena itu hak pribadi seseorang untuk menentukan pilihan. Namun ia menegaskan jika Kasani Suprobo adalah anggota PDIP dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) partai semestinya mengikuti arah dan kebijakan partai.
"Ketika bicara PDIP secara struktural dan keanggotaan masih solid. ketika ada yang tak mendukung dipertanyakan keanggotaannya," kata Hanung.
Hanung memastikan semua kader PDIP dari struktural sampai simpatisan sampai saat ini solid dan mendukung keputusan partai dan siap mengawalnya. Sebagaimana diketahui, PDIP sudah merekomendasikan Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.