Menteri Sosial Aktivasi Kampung Siaga Bencana di Kulonprogo

Menteri Sosial Juliari P. Batubara meninjau gelar peralatan dan kelengkapan penanggulangan bencana di Kompleks Pemkab Kulonprogo, Rabu (19/8/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
19 Agustus 2020 16:27 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara mengaktivasi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kulonprogo. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan mitigasi bencana berbasis komunitas.

Dalam kunjungannya ke Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo pada Rabu (19/8/2020), Juliari turut menyaksikan simulasi kesiapsiagaan oleh Tim Kawasan Siaga Bencana dan meninjau gelar peralatan dan kelengkapan penanggulangan bencana.

Program KSB oleh Kementerian Sosial (Kemensos) telah dicanangkan sejak 2014. Hingga tahun ini program itu sudah menjangkau 741 KSB di seluruh Indonesia.

"Di Kulonprogo ada 4 kecamatan dengan 10 KSB," kata Juliari kepada awak media.

Keempat kecamatan itu adalah Panjatan, Galur, Wates, dan Temon.

“[Penanggulangan bencana] tidak hanya saat bencana, tapi juga ketika tidak ada bencana, yaitu lewat mitigasi. Tidak ada teori yang lebih efektif untuk memitigasi selain lewat komunitas masyarakat," urainya.

Sebelumnya, Kulonprogo juga telah menjadi daerah pencanangan program mitigasi bencana yang serupa melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yaitu lewat keberadaan desa tangguh bencana (Destana). Juliari berharap, nantinya antara KSB dan Destana dapat bersinergi.

"Dengan Destana, saya kira itu saling komplimen saja. Kalau Kemensos saja tidak sanggup, lembaga-lembaga lain yang juga memiliki tugas tanggung jawab di kebencanaan juga lakukan hal yang sama, jadi semua bisa sinergi," kata dia.

Ia menambahkan, yang paling penting program mitigasi bencana harus berbasis komunitas, sehingga ketika terjadi bencana, warga di komunitas sudah terlatih dan bisa meminimalisasi jatuhnya korban.

Dalam kesempatan ini, Kemensos juga menyalurkan bantuan berupa logistik untuk empat lumbung sosial KSB, dua truk serbaguna, dan motor roda tiga.

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menuturkan pihaknya berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap keberadaan KSB di Kulonprogo bisa meningkatkan semangat gotong royong.

"[Di DIY] ada 45 KSB di 42 desa dan 3 kelurahan di mana Dinsos bekerjasama dengan BPBD dengan Destana yang sudah ada di 265 desa/kelurahan," kata dia.