Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 15 penambahan kasus positif infeksi Corona pada Sabtu (22/8/2020). Sementara 15 pasien dinyatakan sembuh dan satu pasien lain meninggal dunia.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 1.169, laki-laki 23 tahun, Bantul; Kasus 1.170, perempuan 21 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.171, laki-laki 25 tahun, Bantul; Kasus 1.172, perempuan 5 tahun, Bantul; Kasus 1.173, laki-laki 74 tahun, Bantul; Kasus 1.175, perempuan 10 tahun, Sleman; Kasus 1.176, perempuan 47 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.177, laki-laki 50 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.178, perempuan 29 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.179, laki-laki 37 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.180, laki-laki 38 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.181, perempuan 35 tahun, Sleman; Kasus 1.182, laki-laki 35 tahun, Sleman; Kasus 1.183, laki-laki 55 tahun, Bantul.
“Riwayat masing-masing kasus meliputi Kasus 1.169 dan Kasus 1.170 hasil tracing Kasus 937, Kasus 1.171 hasil screening karyawan kesehatan, Kasus 1.172 dalam penelusuran, Kasus 1.173 hasil tracing Kasus 928, Kasus 1.174-1.176 hasil tracing kasus positif, Kasus 1.177-1.179 dalam penelusuran, Kasus 1.180-1.182 hasil screening karyawan kesehatan, Kasus 1.183 dalam penelusuran,” ujarnya.
Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 449 sampel dari 349 orang.
Sementara, satu pasien yang dilaporkan meninggal dunia yakni Kasus 942, perempuan 53 tahun, Bantul, dengan penyakit komorbid kanker payudara.
Adapun pasien sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Sleman enam pasien, Kota Jogja tiga, Kulonprogo tiga, Gunungkidul dua, dan Bantul satu. Dengan penambahan ini, total kasus positif Corona di DIY menjadi 1.178, dengan 808 pasien telah sembuh dan 33 pasien meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.
Sebanyak 785 lansia penerima bansos Kulonprogo terindikasi judol. DPRD meminta penelusuran dan evaluasi agar bantuan tepat sasaran.
Pengetahuan masyarakat adat dinilai masih sering diabaikan dalam kebijakan konservasi Indonesia meski mereka menjadi penjaga lingkungan.