Rakor Daerah, Bupati Klaten Paparkan Strategi Entaskan Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten Klaten terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi.
Nur Budi Astuti, penderita penyakit komplikasi yang ditinggal suami, menerima santunan dari Paguyuban Warkaban di rumahnya di Pedukuhan Wonorejo 2, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Sabtu (29/8/2020)./SuaraJogja.id-Paguyuban Warkaban)
Harianjogja.com, JOGJA - Nur Budi Astuti, ibu tiga anak warga Dusun Wonorejo 2, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, tergolek lemah di tempat tidur di rumah yang sangat sederhana.
Penyakit komplikasi tumor, gangguan ginjal, dan sejumlah operasi pernah dialaminya, seperti kista, operasi usus, dan lainnya.
Yang lebih memprihatinkan adalah, semenjak menderita berbagai penyakit ini, ia justru ditinggal pergi suaminya. Ia harus hidup sendiri dengan tiga anaknya yang masih kecil kecil dan butuh perawatan.
Ia pun berpindah rumah, dari sebelumnya di Sumedang, Jawa Barat, ke rumahnya di Sanden, Bantul saat ini.
Kesulitan hidup Nur Budi Astuti, yang menyandang sakit komplikasi dan harus merawat tiga anak yang masih kecil-kecil ini, diunggah ke media sosial oleh salah satu anggota keluarganya.
Sejumlah warga kemudian bergerak membantu meringangkan bebannya.
Paguyuban Warkaban atau Warga Kabupaten Bantul turut bergerak setelah mendapat kabar bahwa ada warga Bantul yang menderita sakit dan ditinggal suaminya.
Dalam waktu singkat, paguyuban warga Bantul yang sebagian besar di perantauan ini mengumpulkan sumbangan dan segera menyerahkannya ke Nur Budi Astuti.
“Alhamdulillah bantuan sosial dari 47 anggota paguyuban sudah terkumpul. Hati ini bantuan sebesar Rp11.150.000 sudah kami salurkan,” kata Ketua Warkaban Didik Akhmadi, Sabtu (29/8/2020).
Penyerahan bantuan disampaikan oleh Ketua Bidang Layanan Sosial Paguyuban Warkaban Subaryanto, disaksikan Lurah Gadingsari Mashuri dan Dukuh Wonorejo Edy Erwanto.
Menurut Didik, pihaknya mengetahui kondisi Nur Budi Astuti dari grup “Bantul di Hongkong”. Berdasarkan informasi tersebut, kemudian dilakukan pengecekan untuk memastikan informasi tersebut memang benar.
Dengan kondisi sakit parah, kemudian ditinggal suami pergi, Nur Budi Astuti juga harus merawat dan membiayai sekolah tiga anak, tentu sangat berat baginya. Ia lantas sangat membutuhkan bantuan, dan Warkaban bergerak mengumpulkan dana.
“Semoga Ibu Nur Budi Astuti segera diberi kesembuhan, dan bantuan dari Paguyuban Warkaban bisa meringankan beban” ujar Didik.
Paguyuban Warkaban, yang sebagian besar beranggotakan warga Bantul di perantauan, aktif menggalang berbagai kegiatan, termasuk kepedulian sosial.
Selain bantuan langsung kepada warga di Bantul maupun perantauan, belum lama ini Paguyuban Warkaban juga menyalurkan APD ke tenaga medis di 17 puskesmas di Bantul, layanan bantuan pangan semasa Covid-19, santunan anak yatim, hingga bantuan air bersih di saat kekeringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah Kabupaten Klaten terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.