Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Keistimewaan DIY./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bantul berharap pengelolaan dana keistimewaan (danais) sampai tingkat desa segera terealisasi. Sebab payung hukumnya juga sudah jelas ada, mulai dari Peraturan Gubernur hingga Peraturan Daerah (Perda) tingkat kabupaten.
Sekretaris Apdesi Bantul, Marhadi Badrun mengatakan sampai saat ini belum ada desa di Bantul yang mengelola danais. Padahal perda perubahan nomenklatur dari desa menjadi kelurahan sudah jadi. Pihaknya juga belum menerima sosialisasi detail soal pengelolaan danais tingkat desa.
BACA JUGA : SEWINDU KEISTIMEWAAN: Ratusan Miliar Danais di
"Dulu ada imbauan agar desa segera bisa mengakses danais tapi sampai sekarang belum terealisasi," kata Badrun, Sabtu (29/8/2020).
Ia tidak mengetahui alasan belum terealisasinya pengelolaan danais tingkat desa di Bantul. Namun pria yang menjabat sebagai Kepala Desa Seloharjo, Pundong ini mengatakan jika desa dapat mengelola danais bakal banyak dampaknya. Bukan hanya kesenian tapi juga untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan,
"Harapannya akses desa ke danais segera terealisasi," kata dia.
Kendati demikian pihaknya juga minta ada bimbingan dalam pengelolaan danais oleh pemdes. Sebab diakuinya masih banyak pemdes yang belum memahami pengelolaan sampai pada laporan pemanfaatan danais tingkat desa.
BACA JUGA : SEWINDU UUK: Warga Jogja Perlu Tahu, Ini 6 Fakta terkait
Badrun mengatakan sejauh ini akses danais masih dilakukan kelompok masyarakat dengan pengajuan proposal ke Pemkab melalui dinas terkait. Ia mencontohkan kelompok kesenian di desanya sudah mengajukan pengadaan gamelan berikut seragamnya sejak tahun lalu, namun belum terealisasi. Yang sudah terealisasi baru pembangunan joglo dan gamela di kantor desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.