PSS Sleman Kalah dari Borneo FC, Huistra Soroti Dampak Kartu Merah
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
Beberapa pasar rakyat di DIY memperoleh penghargaan Pasar Siaga Covid-19. Penghargaan diberikan langsung kepada perwakilan pemenang pada Senin (31/8/2020) di BAPPEDA DIY. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA - Lomba Pasar Siaga Covid-19 yang diselenggarakan Pemda DIY telah pada sampai pada tahap akhir pengumuman. Beberapa pasar rakyat terpilih di DIY, dianugerahi sebagai Pasar Siaga Covid-19.
Pengumuman pasar siaga Covid-19 disampaikan langsung Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana. Disebutkan Tri ada dua kategori penghargaan yang diberikan kepada sejumlah pasar yang dinilai memiliki penerapan protokol kesehatan dengan baik. Pertama pasar klasifikasi A yakni Pasar dengan jumlah pedagang di atas 500 orang dan Pasar klasifikasi B dengan jumlah pedagang di bawah 500 orang. Hanya dua juara yang diambil dari masing-masing klasifikasi.
Baca juga: Sewindu Keistimewaan DIY, Ini Isi Lengkap Sapa Aruh Sri Sultan HB X
Juara pertama Pasar Siaga Covid-19 di klasifikasi A dimenangkan oleh Pasar Imogiri Bantul, sementara juara kedua di raih Pasar Beringharjo Kota Jogja. Sementara itu juara pertama pasar klasifikasi B diraih oleh Pasar Gedongkuning Kota Jogja, sedangkan juara kedua diraih Pasar Gentan Sleman. "Kategori Best of the Best Pasar Siaga Covid-19 diraih oleh Pasar Prambanan Sleman," terangnya pada Senin (31/8/2020).
Dihadapan lurah pasar dan segenap jajaran Disperindag Kabupaten dan Kota, Tri menyampaikan bahwa pasar termasuk penggerak perekonomian. Tercetusnya pasar Siaga Covid-19 ini agar laju ekonomi sejalan beriringan dengan kesehatan yang dituangkan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang baik. "Jangan sampai pasar tradisional ditutup karena adanya klaster Covid-19," jelasnya.
Lebih lanjut Tri secara tegas mengimbau kepada para pemenang untuk bertanggung jawab atas predikat yang diraih. Pasalnya ia berpendapat bahwa bagaiamana mempertahankan pasar agar terus siaga dan bebas dari Covid-19 bukan perkara yang mudah.
Baca juga: Jadi Klaster Corona, Pengunjung Soto Lamongan XT Square Sehari 100-an Orang
"Bagaimana tetap menjaga pasar panjenengan harus bebas dari Covid-19, baik pedagang maupun pengunjung [bebas Covid-19]," tegasnya.
Menurutnya evaluasi substantial kesiagaan pasar tidak tidak dilakukan saat lomba tapi terus dilakukan dalam waktu yang lama sampai Covid-19 bisa teratasi.
Sementara itu Tri juga berpesan kepada seluruh pasar lainnya di DIY yang berjumlah 300 pasar lebih untuk tetap menerapkan protokol Covid-19. "Pasar yang tidak ikut lomba pun kami dari instansi terkait dari DIY maupun kabupaten kota terkait tetap melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap pasar-pasar di luar pasar peserta lomba," tukasnya.
Kepala Dinkes DIY, Pembayun Setyaning Astutie yang hadir dalam penyerahan anugerah Pasar Siaga Covid-19 menyampaikan bahwa pihaknya ingin bersama-sama lintas sektor untuk menangani kondisi pandemi yang terjadi. Pembayun menuturkan bahwa tidak mudah mengelola area yang luas seperti pasar malam untuk secara disiplin menerapakan protokol kesehatan.
"Kita hadirkan beliau [lurah pasar dan Disperindag] yang punya komitmen tinggi, menimbulkan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," terangnya.
Pembayun menambahkan bahwa penganugerahan ini sebagai bentuk tanda cinta pemerintah terhadap kinerja pihak-pihak terkait di pasar. "Segala ini pasar rakyat kemudian akan kita viralkan, kembangkan, informasikan kepada masyarakat agar ikut menjaga pasar tetap sehat," jelasnya.
Kepala UPTD Pasar Wilayah IV, Ahmad Andi Prayitno yang menaungi Pasar Prambanan mengatakan pihaknya bersyukur mendapatkan penghargaan Best Of The Best. Namun Andi berkeyakinan semua pasar telah secara maksimal dalam melaksanakan protokol kesehatan dan meraih juara. "Untuk Pasar Prambanan ini usaha kita sudah semaksimal mungkin, tapi sudah membentuk Satgas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19," jelasnya.
Andi menerangkan bahwa setiap hari disiagakan petugas dari pintu masuk untuk memantau penerapan protokol pengunjung dan pedagang mulai soal masker hingga cuci tangan. "Kami juga punya ruangan khusus semacam ruang isolasi jika ada warga pasar yang sewaktu-waktu sakit bisa diistirahatkan di ruangan tersebut," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.
KPK merespons kode RAMA dalam kasus Silmy Karim. Dalam dakwaan, disebut ada dugaan setoran Rp40 juta setiap pekan untuk seorang menteri.
Nonmuslim bisa menjadi petugas haji di embarkasi dan debarkasi. Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan tujuan kebijakan tersebut.