Toko di Lempuyangan Ditutup karena Satu Keluarga Positif Terinfeksi Corona

Ilustrasi. - Freepik
02 September 2020 18:57 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Penyebaran Covid-19 di Kota Jogja meningkat dari hari ke hari. Setelah muncul klaster Soto Lamongan, kini satu toko kelontong di Lempuyangan terpaksa tutup karena terjadi infeksi virus Corona.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan tes swab atau uji usap dilakukan kepada pedagang kelontong pada 25 Agustus 2020. Sehari berselang pedagang tersebut dinyatakan meninggal dunia. Lantas pada 29 Agustus 2020, hasil swab keluar dan pedagang yang sudah almarhum itu dinyatakan positif Covid-19. "Sebelumnya rapid rest dan rawat inap, karena gejala demam, batuk, dan sesak napas serta keringat dingin," ujarnya. Heroe mengatakan kasus Lempuyangan ini bermula dari pengemudi mobil antar kota. 

Pada 30 Agustus 2020, anggota keluarga pedagang yang sudah meninggal dunia menjalani uji swab dan hasilnya keluar pada 1 September 2020. Dari empat orang yang diperiksa, dua orang dinyatakan positif, satu orang negatif, dan satu orang lainnya belum keluar hasilnya. "Keluarga diketahui positif kemarin sore," katanya. 

"Saat ini kami lakukan penelusuran, terutama terkait riwayat interaksi dan mobilitasnya."  

Pemkot Jogja telah menutup toko kelontong tersebut. Selain, warga yang sempat membeli di toko tersebut diminta melakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil proses tracing