Ronaldo Lewati Ibrahimovic dan Kejar Rekor Top Skor Al Nassr
Cristiano Ronaldo mencetak gol saat Al Nassr menang 4-0 atas Al Riyadh dan tinggal satu gol untuk menjadi top skor tunggal klub.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Pilkada Bantul 2020 kemungkinan besar bakal diikuti dua pasangan, yakni Suharsono-Totok Sudarto (Noto) dan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (Halim-Joko). Jika mengacu pada hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, pasangan Halim-Joko bisa menang telak. Sebab, koalisi partai pendukung lebih banyak punya suara.
Pasangan Halim-Joko didukung oleh PKB, PDI P, PAN, PBB, dan Demokrat. Kelima partai ini punya 25 kursi di DPRD Bantul. Halim-Joko juga didukung dua partai lainnya, yakni PSI dan Partai Gelora. Kedua partai ini belum memiliki wakil di DPRD Bantul, kekuatan dari kedua partai ini patut diperhitungkan.
Di sisi lain, Noto yang didukung oleh Partai Golkar, PKS, PPP, Nasdem, dan Gerindra hanya memiliki 20 kursi di DPRD Bantul.
Jika dilihat dari total perolehan suara koalisi parpol pengusung per dapil, Halim-Joko juga unggul dibandingkan Noto. Koalisi partai pendukung Halim-Joko di Dapil I (Bantul dan Sewon) mampu meraup 53.036 suara, sedangkan koalisi pendukung Noto hanya mampu meraih 43.310 suara.
Begitu juga dengan Dapil II (Banguntapan dan Piyungan), koalisi partai pendukung Halim-Joko mampu meraup 59.788 suara, sedangkan koalisi partai Noto hanya mampu meraih 34.440 suara. Keunggulan juga ditunjukkan koalisi partai pendukung Halim-Joko di Dapil III (Dlingo, Imogiri, Pleret). Mereka mampu meraih 65.249 suara, lebih tinggi dari partai pendukung Noto yang hanya mampu meraih 28.450 suara.
Keunggulan koalisi partai pendukung Halim-Joko juga diperlihatkan di Dapil IV (Bambanglipuro, Jetis, Kretek dan Pundong) dengan meraih 51.230 suara. Unggul jauh dibandingkan koalisi partai pendukung Noto yang hanya mampu meraih 40.546 suara. Di Dapil V (Sanden, Pandak, Pajangan dan Srandakan), Halim-Joko mampu meraih 53.680 suara, jauh di atas partai pendukung Noto yang hanya mampu mengumpulkan 40.110 suara.
Begitu juga dengan Dapil VI (Kasihan dan Sedayu), partai pendukung Halim-Joko unggul setelah mengumpulkan 43.452 suara. Jauh di atas koalisi partai pendukung Noto yang hanya mampu meraih 32.784 suara.
Kendati demikian, tapi Noto masih punya peluang untuk meraih kemenangan. Noto bisa saja membalikkan keadaan dan memenangkan pilkada kali ini. Sebab, Suharsono punya pengalaman yang cukup baik di Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2015 lalu.
Berpasangan dengan Halim, yang kini menjadi lawannya di Pilkada 2020, Suharsono menjadi kuda hitam dan sukses menjungkalkan pasangan petahana Sri Surya Widati-Misbakhul Munir (Ida-Munir). Suharsono-Halim meraih suara terbanyak yaitu 261.412 atau 52,8%, lebih tinggi dari pasangan Ida-Munir sebesar 233.677 atau 47,2%.
PERBANDINGAN KEKUATAN PARPOL PENDUKUNG NOTO & HALIM JOKO
Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo
-PKB 6 kursi
-PDIP 11 kursi
-PAN 5 kursi
-PBB 1 kursi
-Demokrat 2 kursi
-PSI
-Partai Gelora
Total Kursi di DPRD Bantul 25 kursi
Suharsono-Totok Sudarto
Partai Pendukung
-Golkar 5 kursi
-PKS 4 kursi
-PPP 2 kursi
-Nasdem 1 kursi
-Gerindra 8 kursi
Total Kursi di DPRD Bantul 20 kursi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cristiano Ronaldo mencetak gol saat Al Nassr menang 4-0 atas Al Riyadh dan tinggal satu gol untuk menjadi top skor tunggal klub.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Kabut asap dari kebakaran Sumatra dan Kalimantan berpotensi mengganggu F1 Singapura 2026. Panitia menyiapkan rencana kontingensi.
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Cabang Nominasi Cabang Unggul ‘Aisyiyah DIY
Penjualan mobil China turun 10 bulan berturut-turut, anjlok 21,1% di Juli 2026. Ekspor justru melonjak 88%. Ini penyebab dan dampaknya.
Changan Nevo QO5 dan Leapmotor B10 dipamerkan di Plaza Ambarrukmo Jogja. Nevo QO5 dibanderol mulai Rp319 juta dengan jarak tempuh hingga 462 km.