Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo (kiri) bersama Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono saat mengingatkan pengendara untuk menggunakan masker dalam aksi bagi-bagi masker di Simpang Lima Karangnongko, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Kamis (10/9/2020). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Polri bersama TNI dan sejumlah pihak membagikan 34 juta masker kepada masyarakat secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (10/9/2020). Di Kulonprogo, masker yang dibagikan sebanyak 30.000 buah.
Pembagian masker itu dilakukan di seluruh kapanewon dan beberapa tempat umum yang banyak didatangi masyarakat antara lain simpang lima Karangnongko, Pasar Wates dan kawasan alun-alun Wates, tepatnya depan Kodim 0731 Kulonprogo.
Baca juga: Pemkot Jogja Diminta Sediakan Shelter bagi OTG Covid-19
Aksi bagi-bagi masker ini dilakukan oleh jajaran Polres Kulonprogo, Kodim 0731 Kulonprogo dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) tingkat kabupaten di antaranya Bupati Kulonprogo, Sutedjo dan Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati.
Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefri mengatakan aksi bagi-bagi masker kepada masyarakat ini merupakan bentuk penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.
"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat bisa tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19," ucapnya di sela-sela pembagian masker di Simpang Lima Karangnongko, Wates, Kamis pagi.
Baca juga: Donald Trump Ternyata Sudah Tahu Keganasan Covid-19, tapi Merahasiakannya
Jefri menjelaskan 30.000 masker yang dibagikan hari ini bersumber dari pihaknya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo. Masker tersebut diberikan kepada masyarakat dan penggunaan jalan yang melintas di lokasi kegiatan. Selain membagikan masker, petugas juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan. Menurutnya ancaman virus Corona belum berakhir, sehingga masyarakat tetap harus mematuhi protokol yang berlaku guna meneken jumlah penderita Corona di Kulonprogo yang saban hari terus bertambah.
"Ancaman virus Corona masih ada, kita harus tetap disipilin dan waspada," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.