Corona di Kulonprogo Pecah Rekor, Sehari Tambah 10 Kasus

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
11 September 2020 18:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kulonprogo catatkan rekor penambahan kasus Covid-19. Total ada 10 penderita baru yang dilaporkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat, pada Jumat (11/9/2020).

"Penambahan 10 orang ini merupakan rekor peningkatan kasus harian di Kulonprogo," ucap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, kepada awak media, Jumat sore.

Baning menjelaskan 10 kasus itu meliputi KP-95, laki-laki, 46, Lendah, riwayat perjalanan dari Kendari, Sulawesi Tenggara; KP-96, perempuan, 51, Wates, riwayat perjalanan Wonosobo, Jawa Tengah; KP-97, perempuan, Wates, masih ditelusuri sumber penularannya; KP-98, laki-laki, Wates, masih ditelusuri sumber penularannya.

BACA JUGA: Suami Kerja Tak Dibayar, Ratusan Istri Tidur di Kantor Perusahaan Sawit

KP-99, laki-laki, domisili di Kalibawang, merupakan salah satu tenaga kesehatan yang bekerja di luar Kulonprogo. KP-100, perempuan, Kokap, merupakan kontak erat KP-93; KP-101, laki-laki, Kokap, kontak erat KP-93; KP-102, perempuan, Kokap, kontak erat KP-93.

KP-103, perempuan, 41, domisili Temon, riwayat kontak dengan suaminya yang pulang dari Jakarta. Adapun untuk kasus ke 10 yakni KP-104, laki-laki, 52 Wates, memiliki riwayat perjalanan dari Cikarang, Jawa Barat.

Baning mengatakan seluruh penderita itu telah menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo (NAS). Adapula yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Gugus tugas juga mengumumkan kesembuhan tujuh penderita, yakni, KP-39, Nanggulan; KP-48, Sentolo; KP-51, Lendah; KP-55, Sentolo; KP-77, Lendah; KP-80, Pengasih dan KP-85, Temon. Dengan adanya penambahan dan kesembuhan ini maka total jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 104 orang dengan rincian 59 sembuh, 15 isolasi di rumah sakit, 27 isolasi mandiri dan tiga meninggal dunia.

Kepada masyarakat Kulonprogo, Baning mengimbau untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan. Jika tidak ada urusan yang mendesak, lebih baik tetap berada di rumah.