Seorang Guru & Pengawas Sekolah di Kota Jogja Positif Covid-19

Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
12 September 2020 07:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja memastikan adanya seorang guru dan pengawas yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan terinfeksi virus corona. Guru tersebut sehari-hari bertugas di SD Negeri Sindurejan, Kelurahan Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan, Kota Jogja.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi menjelaskan saat ini seluruh kegiatan guru di SD Sindurejan Kota Jogja dilakukan secara work from home (WFH) setelah adanya salah satu guru yang terinfeksi virus corona. Menurutnya penularan tersebut masih dalam lingkup keluarga, karena guru yang dinyatakan positif Covid-19 berkaitan dengan suaminya yang juga positif Covid-19.

BACA JUGA : 90 Persen Covid-19 di Kota Jogja Kasus Impor

Adapun suami guru tersebut juga bekerja sebagai pengawas sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Jogja. Hanya saja, pihaknya tidak bisa mendapatkan data secara detail karena keduanya tinggal di Sleman sehingga tracing dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sleman.

“Untuk SD Sindurejan itu terkait dengan ada guru yang positif [Covid-19] sehingga di lakukan WFH [work from home]. Hal itu juga terkait dengan suaminya yang positif, termasuk anaknya. Suaminya bekerja di Pengawas pendidikan di Kota Jogja. Tetapi tinggalnya di Sleman, jadi data [tracing] di Sleman,” ungkapnya Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, untuk satu ruangan pengawas tersebut telah dilakukan tes dan tidak ada yang terpapar Covid-19. Sejumlah pegawai yang biasa bekerja dengan pengawas ini juga sempat diliburkan dan ruangan disemprot disinfektan.

BACA JUGA : Positif Covid-19 di Kota Jogja Bertambah Jadi 21, Ini Data

“Satu ruangan pengawas tidak ada yang terpapar [Covid-19], tetapi sempat di liburkan untuk disinfeksi,” ujarnya.

Heroe menyatakan khusus untuk guru di SD Negeri Sindurejan akan dilakukan tes swab pada pekan depan. “Guru-guru SD Sindurejan mendapat giliran swab pekan depan,” katanya.

Wakil Wali Kota Jogja ini memastikan SD N Sindurejan selama ini masih menerapkan pembelajaran daring. “Selama ini guru-guru kan masih pembelajaran daring,” ucapnya.

BACA JUGA : Empat Pasien Baru Covid-19 di Kota Jogja Berasal dari 4 

Update data penambahan Covid-19 di Kota Jogja hingga Jumat (11/9/2020) bertambah 13 kasus positif dan tiga pasien dinyatakan sembuh. Hingga Jumat pula, masih ada 80 pasien positif Covid-19 yang dirawat di Kota Jogja yang berasal dari hampir semua kecamatan, 142 dinyatakan sembuh dan 13 meninggal dunia.