Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani

Tim pengabdian masyarakat dari Dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. - Ist.
16 September 2020 09:47 WIB Media Digital Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten Kulonprogo sangat peduli dengan kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini terbukti dari program-program yang dibuat oleh pemerintah daerah. Program-program tersebut antara lain G2RT (Gerakan Gotong Royong Tetrapreneur), Gempar (Gerakan menanam pangan di pekarangan), bantuan non tunai lewat e-warung dan lain sebagainya.

Pelaksana kegiatan ini sebagian besar dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Di Desa Salamrejo Kecamatan Sentolo terdapat lima kelompok wanita tani yaitu KWT Sehat Ceria, KWT Mawar Merah, KWT Sukamaju Salam, KWT Lestari Makmur, dan KWT Pesona Alam Sejahtera. Semua kelompok bekerjasama melaksanakan program yang ada di desanya dengan melaksanakan kegiatan menanan di pekarangan dan membuat olahan makanan.

Terdapat beberapa kendala dan keterbatasan kelompok dalam melaksanakan program-program tersebut, misalnya keterbatasan pengadaan pupuk dan pembibitan untuk tanaman pekarangannya dan variasi olahan produk jagung yang tidak menarik pasar. Tim pengabdian masyarakat dari Dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Nanik Dara Senjawati dan Liana Fatma Leslie Pratiwi membantu untuk mendampingi kelompok wanita tani dalam memecahkan kendala dan keterbatasan tersebut. Kegiatan tim bekerja sama dan didukung oleh Kepala Desa, Dani Pristiawan

“Kegiatan pendampingan dilakukan antara lain, Penyuluhan, Pelatihan, Pendampingan pembuatan MOL dan pupuk organiK. Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Olahan Jagung berupa susu jagung dan snack jagung kekinian. Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan Pembibitan tanaman hortikultura berupa cabai, terong, kacang panjang, tomat dan lain sebagainya, dan Pendampingan pengembangan BUMDES dan TPS3R . Kegiatan sudah mulai berjalan dari bulan Juli dan dijadwal hingga Desember 2020,” terang Nanik Dara Senjawati dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (15/9/2020).

Liana Fatma Leslie Pratiwi menambahkan, antusias dari para anggota kelompok wanita tani sangat tinggi dalam melaksanakan semua kegiatan. Harapannya dengan kegiatan yang dilaksanakan kelompok wanita tani dapat memberikan tambahan pendapatan bagi rumah tangga masyarakat di Desa Salamrejo, Kabupaten Kulonprogo.

“Peningkatan pendapatan rumah tangga akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga memiliki penghidupan yang berkelanjutan serta dapat survive atau bahkan menjadi pemasok bahadi tengah kondisi Pandemi Covid 19,” ujarnya.