Astrid Dorong Solo Jadi Kota Wisata Sekaligus Pusat Pengetahuan
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Bupati Sleman Sri Purnomo saat prosesi pembangunan rumah tidak layak huni di Ambarketawang, Gamping, Jumat (18/9/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman mengajak swasta untuk terlibat dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Pasalnya di wilayah Sleman hingga kini masih terdapat ribuan unit RTLH yang perlu segera ditangani.
Bupati Sleman Sri Purnomo Sri Purnomo mengatakan dari 11.422 unit RTLH di Sleman Pemkab sudah merealisasikan perbaikan RTLH sebanyak 9.049 unit. Artinya masih ada sekitar 2.373 unit RTLH yang perlu direhab. Dia berharap agar kepedulian untuk memperbaiki RTLH dapat menjadi sebuah gerakan yang nantinya bisa menggerakkan sumber-sumber lain yang tidak hanya berasal dari pemerintah saja.
"Kami menghimbau agar program penanganan RTLH dapat dilakukan juga melalui CSR dari pihak swasta dan juga gotong royong dari masyarakat," kata Sri saat menyerahkan bantuan RTLH kepada warga Ambarketawang, Gamping, Sleman, Jumat (18/9/2020).
Baca juga: Gaet Generasi Milenial untuk Wujudkan Smart Branding & Smart Regency
Dalam penyerahan simbolis tersebut, Bupati menyerahkan buku rekening untuk pembiayaan pembangunan dan perbaikan rumah. Menurut Sri, program RTLH merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk mewujudkan pelayanan dasar yaitu papan atau rumah layak huni yang merupakan kebutuhan primer bagi setiap individu.
"Kami berharap dengan kegiatan ini penanganan RTLH dapat segera teratasi dan dapat mempercepat program pengentasan kemiskinan dengan mewujudkan rumah yang layak huni bagi masyarakat miskin," kata Sri.
Bedasarkan data Susenas BPS tahun 2016, backlog kepemilikan rumah di Sleman sebanyak 109.458 rumah. Dengan anggaran kurang lebih Rp26,65 miliar diharapkan pada tahun ini Pemkab dapat menangani RTLH sebanyak 1.448 rumah.
Baca juga: Objek Tanah Tidak Ditemukan, Jumlah Bidang Terdampak Tol Jogja Bakal Berkurang
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Taupiq Wahyudi mengatakan pada tahun ini Pemkab memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan kurang lebih sebesar Rp3,85 miliar. Alokasi DAK tersebut diperuntukkan untuk memperbaiki bagi 165 rumah. Dengan rincian peningkatan rumah tidak layak huni sebanyak 120 dan untuk pembangunan rumah baru sebanyak 45.
Untuk rehab rumah dilakukan ditiga desa, yakni Wedomartani 50 rumah, Desa Sidoagung 50 rumah, Desa Tirtoadi 20 unit rumah. Masing – masing bantuan untuk rehab sebesar Rp17,5 Juta. "Sedangkan untuk pembangunan baru dengan rincian Desa Sidomoyo sebanyak 30 rumah dan Desa Ambarketawang 15 Rumah dengan pembiayaan masing- masing sebesar Rp35 juta," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.