Advertisement

Corona di DIY Merajalela, Pemda Tetap Tak Mau PSBB dan Menyerahkan ke Masyarakat untuk Disiplin

Lugas Subarkah
Senin, 21 September 2020 - 17:57 WIB
Bhekti Suryani
Corona di DIY Merajalela, Pemda Tetap Tak Mau PSBB dan Menyerahkan ke Masyarakat untuk Disiplin Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY tetap tidak mau menempuh kebijakan pembatasan meski terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 beberapa hari terkahir di wilayah ini.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY misalnya pada Senin (21/9/2020) mengumumkan 64 penambahan kasus positif Sebelumnya ada penambahan 70-an kasus Corona baru di DIY.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Terkait semakin banyaknya penambahan kasus positif ini, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan kendati sudah ada dasar hukum dan aparat penegaknya yakni Satpol PP, tidak akan mampu mengkover seluruh aktivitas masyarakat untuk menerapkan protokol Kesehatan.

Sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk dengan sadar menerapkan protokol Kesehatan. “Yang terpenting adalah kesadaran diri sendiri. Kesadaran harus muncul karena ini bukan kepentingan pemerintah melainkan kepentingan bersama. Kita lihat angka 74, 70 [penambahan kasus] ini mau sampai kapan?” katanya, Senin (21/9/2020).

Kendati demikian Pemda DIY belum berencana menerapkan aturan pembatasan secara tegas seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun pihaknya mempertimbangkan opsi pembatasan yang lebih ketat terkait jumlah pengunjung dan jam operasional di suatu tempat.

“Pembatasan jumlah pengunjung di suatu tempat bisa menjadi masukan yang dibahas. Missal penjual makanan kita buat model hanya boleh take away, supaya tidak terjadi kerumunan. Kemudian yang tidak disiplin protokol Kesehatan jangan dilayani. Kalau dilayani akibatnya tempat usahanya yang ditutup,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Siswi SMP di Klaten Jadi Korban Kekerasan Seksual hingga Ratusan Kali

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 17:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement